Menu

Dark Mode
China Klaim Ada ‘Ikan Mata-mata’ yang Pantau Perairannya China Perketat Ekspor Indium untuk Chip AI, Ini Fakta-faktanya Microsoft Akan Cabut Dukungan Office 2021, Catat Tanggalnya! Norwegia Larang Anak SD Pakai AI Agar Tak Lupa Baca Tulis Co-founder Ubisoft Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Pesawat Proyek Raksasa di Gurun Nevada: 1.650 Antena untuk Mengintip Semesta

Headline

Doni Monardo: Banyak Masyarakat Tak Percaya Covid, Kasusnya Malah Naik

badge-check


					Doni Monardo: Banyak Masyarakat Tak Percaya Covid, Kasusnya Malah Naik Perbesar

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, masih banyak anggota masyarakat yang beranggapan tidak mungkin terkena Covid-19. Bahkan, tidak percaya adanya virus corona.

Doni mengatakan, dari data yang diterimanya, masyarakat di DKI Jakarta dan Jawa Timur paling tinggi memiliki persepsi dirinya tak mungkin terinfeksi Covid-19.

“Data yang sempat kami kumpulkan, ini data beberapa bulan lalu terhadap lima provinsi adalah masih adanya masyarakat menganggap dirinya itu tidak mungkin kena Covid-19, yang tertinggi ternyata adalah di DKI Jakarta, yang kedua di Jawa Timur,” kata Doni dalam rapat kerja dengan Komisi VIII di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2020).

Berdasarkan data tersebut, Doni mengatakan, wajar apabila angka kasus Covid-19 di DKI Jakarta dan Jawa Timur masih tinggi, mengingat sebagian besar masyarakat di dua provinsi tersebut menganggap enteng Covid-19. “Jadi kalau kita lihat hari ini angka kasus di Jakarta dan Jawa Timur masih tinggi, mungkin data yang dikumpulkan tentunya mungkin sudah lumayan akurat,” ujarnya. Lebih lanjut, Doni juga mengatakan, selain DKI Jakarta dan Jawa Timur, masyarakat di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Kalimantan Selatan juga beranggapan tak mungkin terkena Covid-19.


Baca juga : Kasus Covid di Kota Bogor Sentuh Angka 688


Oleh karena itu, Doni mengatakan, pihaknya akan mengupayakan tim gabungan untuk mengedukasi masyarakat di daerah-daerah tersebut. “Kami akan upayakan untuk tim gabungan seperti ini bisa menyasar ke daerah-daerah tersebut,” pungkasnya. Adapun penambahan jumlah pasien positif Covid-19 di Jakarta per Rabu (2/9/2020) kembali melampaui angka 1.000, yakni 1.053 orang. Dengan demikian, angka kumulatif pasien positif Covid-19 di DKI Jakarta hingga hari ini adalah 42.303 orang.

“Penambahan kasus hari ini totalnya 1.053 kasus karena sebanyak 202 kasus adalah akumulasi data dari hari sebelumnya yang baru dilaporkan,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia dalam keterangannya sore ini. Dwi memaparkan, 31.741 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 75 persen. Lalu, 1.237 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,9 persen. Sedangkan kasus aktif Covid-19 di Ibu Kota adalah 9.325 orang, artinya mereka masih menjalani perawatan atau isolasi.

sumber kompas.com                                                                                                                                                                                             

foto humas pemprov dki

ediot aldho herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PKK Kelurahan Cipete Utara Dukung Gerakan RT/RW Sadar BPJS Ketenagakerjaan

11 June 2026 - 15:30 WIB

Sinergi Tanpa Batas: BPJS Ketenagakerjaan, Jasa Raharja, dan Polri Perkuat Kolaborasi Demi Layanan Prima Korban Kecelakaan Kerja

10 June 2026 - 14:41 WIB

Resmi Pertamax Naik Jadi Rp 16.250

10 June 2026 - 07:19 WIB

Wamenaker: Kerja di Hari Libur Nasional Wajib Bayar Lembur

26 May 2026 - 21:12 WIB

Tersangka Buang Tubuh Wanita dari atas Tol Kayumanis, Karena Sakit Hati

25 May 2026 - 18:50 WIB

Trending on Headline