Menu

Dark Mode
Polemik Studio Game RI Mau Hengkang Karena Pajak dan Responsnya Ilmuwan Top Amerika Tewas Ditembak, Dunia Sains Berduka Indosat Rilis HiFi Air, Internet Rumah yang Bisa Dibawa Mudik Sirkulasi Siklonik Picu Hujan Lebat, Ini Daerah Berpotensi Terdampak Hentikan Pemborosan Anggaran, Pemerintah Tertibkan Belanja TIK Eliminasi TBC 2030 : Kota Bogor Perkuat Deteksi, Pengobatan dan Kolaborasi

Headline

Cacing Pemakan Daging Hidup di Otak Pria Ini

badge-check


					Cacing Pemakan Daging Hidup di Otak Pria Ini Perbesar

Seorang pria dari Tiongkok menanggung derita selama 15 tahun akibat cacing pemakan daging bersarang di otaknya.

Wang Lei awalnya mulai mati rasa di sisi kiri tubuhnya pada tahun 2007. Dan sejak saat itu kesehatannya mulai menurun.Dia sudah berobat kepada para dokter spesialis berkali-kali dan didiagnosis tumor otak. Tetapi para dokter yang memeriksanya masih tidak dapat mengidentifikasi penyebab penyakitnya.

Kondisi Wang Lei makin memburuk dan mulai mengalami kejang-kejang dan terkadang pingsan, lapor media lokal.Pada tahun 2018, seorang dokter menemukan seekor cacing hidup sepanjang 12 sentimeter di dalam otak Wang Lei. Saat itu, dokter menyarankan dilakukan tindakan untuk mengeluarkan cacing itu tanpa operasi. Sebab cacing tersebut hidup di bagian kepala yang berisiko tinggi jika dilakukan pembedahan.

Sayangnya, cacing tersebut bertahan hidup di kepalanya. Dan baru-baru ini Wang Lei harus menjalani operasi di Rumah Sakit Sanjiu di Guangdong untuk mengeluarkan cacing tersebut.

Setelah menjalani prosedur pembedahan selama 2 jam, dokter akhirnya berhasil mengeluarkan cacing tersebut. Cacing parasit yang dikenal sebagai Sparganum mansoni ini umumnya ditemukan di usus kucing dan anjing.

Menurut dokter Gu, cacing itu hidup dengan memakan otak Wang Lei secara pelan-pelan.

“kami harus memotong semua bagian yang sudah dimakan cacing tersebut karena khawatir sisanya dapat tumbuh cacing lagi,” kata dokter Gu.

Dokter Gu mengatakan yang dialami oleh Wang Lei bukan kasus pertama yang dia tangani.

“Rumah sakit kami telah merawat 4 pasien dengan kasus serupa,” ujarnya.

Dokter Gu menyarankan orang-orang untuk berhati-hati dalam memasak makanan.

Bagi yang suka makanan ekstrem seperti ular, katak atau siput, maka harus dimasak dengan betul dan matang.

“Selain itu jangan sesekali minum air yang tidak dimasak,” katanya. Beruntung, Wang Lei dilaporkan telah pulih dari kondisinya.

 Sumber: Siakapkeli.my

Foto: Asia Wire

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Grogol Optimalkan Pendekatan Promotif dan Preventif

25 February 2026 - 12:52 WIB

IPSI Kota Tangsel dan BPJS Ketenagakerjaan Teken MoU Perlindungan Atlet dan Pelatih

25 February 2026 - 12:43 WIB

Sapa Langsung Pedagang, BPJS Ketenagakerjaan Hadir di Pasar Mayestik Lewat “Yuk Kepasar se-Jakarta

22 February 2026 - 23:10 WIB

BPJS Ketenagakerjaan – DMI Jakarta Selatan Soft Launching Duta BPJS Ketenagakerjaan Berbasis Keummatan

15 February 2026 - 20:13 WIB

Kadispen Kodaeral IV Batam Hadiri Rakornispen TNI 2026 di Cilangkap

13 February 2026 - 17:29 WIB

Trending on Headline