Menu

Dark Mode
BPBD dan Kwarcab Kota Bogor Lahirkan Pramuka Tangguh Bencana Ribuan Pegiat Kebudayaan Hadiri Riung Mungpulung Kasundaan di Kebun Raya Bogor Kelurahan Baranangsiang Siap jadi Barometer Tata Kelola Wilayah Jadwal MPL ID S17 Week 4: RRQ Hoshi Vs Evos HUAWEI Mate 80 Pro Kembali, Juara Kamera dan Ketangguhan Sudah Ada Pura 80 Pro, Apa Alasan Huawei Bawa Mate 80 Pro ke RI?

Headline

Cacing Pemakan Daging Hidup di Otak Pria Ini

badge-check


					Cacing Pemakan Daging Hidup di Otak Pria Ini Perbesar

Seorang pria dari Tiongkok menanggung derita selama 15 tahun akibat cacing pemakan daging bersarang di otaknya.

Wang Lei awalnya mulai mati rasa di sisi kiri tubuhnya pada tahun 2007. Dan sejak saat itu kesehatannya mulai menurun.Dia sudah berobat kepada para dokter spesialis berkali-kali dan didiagnosis tumor otak. Tetapi para dokter yang memeriksanya masih tidak dapat mengidentifikasi penyebab penyakitnya.

Kondisi Wang Lei makin memburuk dan mulai mengalami kejang-kejang dan terkadang pingsan, lapor media lokal.Pada tahun 2018, seorang dokter menemukan seekor cacing hidup sepanjang 12 sentimeter di dalam otak Wang Lei. Saat itu, dokter menyarankan dilakukan tindakan untuk mengeluarkan cacing itu tanpa operasi. Sebab cacing tersebut hidup di bagian kepala yang berisiko tinggi jika dilakukan pembedahan.

Sayangnya, cacing tersebut bertahan hidup di kepalanya. Dan baru-baru ini Wang Lei harus menjalani operasi di Rumah Sakit Sanjiu di Guangdong untuk mengeluarkan cacing tersebut.

Setelah menjalani prosedur pembedahan selama 2 jam, dokter akhirnya berhasil mengeluarkan cacing tersebut. Cacing parasit yang dikenal sebagai Sparganum mansoni ini umumnya ditemukan di usus kucing dan anjing.

Menurut dokter Gu, cacing itu hidup dengan memakan otak Wang Lei secara pelan-pelan.

“kami harus memotong semua bagian yang sudah dimakan cacing tersebut karena khawatir sisanya dapat tumbuh cacing lagi,” kata dokter Gu.

Dokter Gu mengatakan yang dialami oleh Wang Lei bukan kasus pertama yang dia tangani.

“Rumah sakit kami telah merawat 4 pasien dengan kasus serupa,” ujarnya.

Dokter Gu menyarankan orang-orang untuk berhati-hati dalam memasak makanan.

Bagi yang suka makanan ekstrem seperti ular, katak atau siput, maka harus dimasak dengan betul dan matang.

“Selain itu jangan sesekali minum air yang tidak dimasak,” katanya. Beruntung, Wang Lei dilaporkan telah pulih dari kondisinya.

 Sumber: Siakapkeli.my

Foto: Asia Wire

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Buka Rekrutmen Karyawan, BPJS Ketenagakerjaan Siap Perkuat Layanan dan Perluas Cakupan Kepesertaan

11 April 2026 - 19:22 WIB

Griya Pekerja Batam Curhat ke Direksi BPJS Ketenagakerjaan 

8 April 2026 - 14:34 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM

4 April 2026 - 07:09 WIB

Vonis Bebas Amsal Sitepu, Cerminkan Rasa Keadilan

2 April 2026 - 22:13 WIB

Bupati Rudy Susmanto Dites Urine, ASN Pemkab Bogor Tunggu Giliran

2 April 2026 - 20:29 WIB

Trending on Headline