Menu ✖

Dark Mode
Dosen Sains Komunikasi FISIP Unida Dorong Pelaku Usaha Desa Susun Strategi Komunikasi Berbasis Keunggulan Produk dan AI Gen Z Mulai Dominasi Pasar Investasi, BCA Syariah Permudah Pembiayaan Emas Mulai 5 Gram Lewat Aplikasi IKASI Kota Bogor Patok 7 Emas, Harga Mati di Porprov XV Jabar 2026 Kericuhan di Titik Nol Kilometer Yogya, Ini Kata Kapolda Sumpah Pemuda, Polresta Bogor Kota dan Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Gelar Apel Solidaritas Kemanusian Pemkot Datangi Pedagang Es Jeruk Malioboro yang Nuthuk, Sekda DIY : Yang Wajar – Wajar Aja!

Kabar Bogor

PDPPJ Lauching Program CMS Di Pasar Sukasari

badge-check


					PDPPJ Lauching Program CMS Di Pasar Sukasari Perbesar

Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) Kota Bogor bekerjasama dengan Bank Nasional Indonesia (BNI) melaunching program Cash Management System (CMS) Selasa (30/4/19). Launching dilakukan di Pasar Sukasari, Jalan Siliwangi, Kota Bogor, sebagai pasar percontohan program CMS.

Direktur Utama PDPPJ Kota Bogor, Muzakkir menuturkan, dengan adanya CMS ini ke depan semua pembayaran di pasar milik PDPPJ itu tidak menggunakan uang cash lagi. Namun, petugas bank akan membantu memungut pembayaran setiap bulan.

“Caranya, pedagang membuat rekening BNI atau transfer antarbank. Pada prinsipnya, ini dilakukan untuk kemudahan serta keuntungan PD PPJ, pedagang maupun BNI. Pasar Sukasari menjadi percobaan sistem ini,” kata Muzzakir saat peluncuran CMS di Pasar Sukasari.

Muzakkir menyebutkan, sejauh ini antusias pedagang terhadap program ini relatif tinggi. Sebagian besar pedagang kini memiliki rekening. Rencananya, pada Mei mendatang program ini bisa dioperasikan.

Dia meyakini program ini bisa langsung berjalan cepat. Sebab, pedagang di pasar tradisional kini relatif melek bank. Terbukti, seluruh pedagang itu masing-masing mempunyai rekening bank.

“Begitu juga sistem uang sudah siap. Nanti, ada agen 46 atau petugas BNI yang mengumpulkan. Misalnya bisa menggunakan mesin edisi, jadi CMS ini mengamankan dan memudahkan. Mudah-mudahan tidak ada potongan serta biaya administrasi untuk pembayaran ini, sejauh ini tidak ada,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Cabang BNI Kota Bogor Wahyudi Prayitno mengatakan sinergitas saling menguntungkan ini meningkatkan literasi keuangan. Selain menguntungkan bagi pedagang, CMS juga bermanfaat bagi pihak PD PPJ dan BNI. Ini sejalan dengan gerakan nasional nontunai (GNNT) yang diinisiasi pemerintah.

“Sistem ini menggunakan rekening pedagang. Artinya, nanti didebet otomatis. Ini menunjang Program Bogor berlari,” pungkasnya.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

IKASI Kota Bogor Patok 7 Emas, Harga Mati di Porprov XV Jabar 2026

29 October 2026 - 15:09 WIB

Sumpah Pemuda, Polresta Bogor Kota dan Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Gelar Apel Solidaritas Kemanusian

29 October 2026 - 07:38 WIB

Ini Pesan Sri Sultan Hamengkubuwono X Saat Bertemu Pangdam XXVI Mataram

28 October 2026 - 23:27 WIB

Jadi Venue Porprov, Kelurahan Cilendek Timur Berbenah

28 October 2026 - 16:55 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Pemkot Bogor Serahkan Sejumlah Apresiasi Kepada Pemuda

28 October 2026 - 16:03 WIB

Trending on Kabar Bogor