Relokasi pedagang souvenir jalan otista ke dalam Plaza Bogor dilaksanakan hari ini, senin (08/04/2019) pukul 08.00 wib yang diawali dengan apel pasukan gabungan.
Kegiatan diawali apel pagi yang dipimpin Kepala Satpol PP Kota Bogor, Heri Karnadi sebelum dilaksanakannya pembongkaran. Operasi teknis diawali dengan pemadaman aliran listrik ke semua kios (11 kios) souvenir oleh PLN, kios yang belum datang pemilik / pedagangnya dibuka, sehingga barang-barang dapat diangkut ke kios penampungan yang sudah disediakan PDPPJ di dalam Plaza Bogor.

“Dua tahun Pemerintah Kota Bogor mengakomodir aspirasi pedagang souvenir dari tahun 2017, yang seharusnya awal bulan maret sudah direlokasi ke dalam plaza Bogor. Tempat relokasi pun dibangun oleh PDPPJ tidak jauh dari kios awal,” kata Heri.
Sementara Direktur Utama PDPPJ, Muzakkir mengaku yakin relokasi pedagang souvenir otista ke dalam gedung plaza bogor akan berdampak positif bagi pedagang.
“Mereka akan lebih rapi dan tertata, dan mendapatkan tempat berdagang yang lebih pasti. PDPPJ juga akan membantu promosi kepada masyarakat tempat penjualan souvenir di dalam plaza bogor. Harapan kami (PDPPJ-red) setelah dilakukan relokasi, penjualan souvenir menjadi lebih ramai,” tuturnya.
Maradona, Kepala Unit Plaza Bogor menambahkan, situasi relokasi berjalan kondusif, dan situasi seperti ini yang semua orang inginkan. “Kami berterimakasih atas sikap yang ditunjukan oleh semua pihak yang membantu penyelesaian relokasi ini, tidak ada eksekusi kami berada dipasar untuk membantu pedagang memindahkan barang dagangannya dan semua sudah bersedia, dan kami memberi tenggang waktu kepada pedagang untuk berbenah dan mengisi kios yang sudah ditetapkan.**













