Menu ✖

Dark Mode
Jelang Nataru 2026, Dirut KAI Bobby Nasution Sidak Infrastruktur Daop 6 Jogja Tren Agentic AI Mulai Geser Era Call Center Tradisional Demokrat Menang, Saham Para Raksasa Teknologi Hancur Sejarah Times New Roman, Tahun Berapa Diciptakan? Starlink Mau Bangun Jaringan 5G Sendiri, Siap Saingi Operator Seluler Indonesia Targetkan PLTN Pertama Dibangun 2032, BRIN Soroti Aspek Ini

Kabar Politik

Disetop Polisi, Pengendara Motor Bonceng Tiga Ini Ternyata…

badge-check


					Disetop Polisi, Pengendara Motor Bonceng Tiga Ini Ternyata… Perbesar

Sosial media dihentakkan dengan video polisi sedang memberhentikan pengendara motor yang berbonceng tiga. Saat motor itu disetop, ternyata salah satu pengendara itu adalah orang meninggal.

Video yang tengah viral itu diunggah pertama kali oleh akun facebook TheMeet Paijo Atlas ke Komunitas Cinta Polri pada Senin 23 Juli 2018.

” Anggota Satlantas Polres tanjab timur Prov jambi. Saat melaksanakan Patroli sektoral dlm melaksanakan Patroli rutin menemukan pengendara motor berbonceng 3 melaju dgn kecepatan tinggi. Ternyata pengendara motor trsebut sedang membawa laki2 paruh baya yg telah meninggal dunia dlm perjalanan pulang kerumah. 

Dengan sigap anggota Satlantas memberikan pertolongan kepada keluarga yg berduka trsbt. Krn diseputaran tempat tersebut minim kendaraan yg melintas. Selanjutnya dgn menggunakan kendaraan dinas Unit Patroli membawa almarhum kerumah duka yg jaraknya 20KM dgn kondisi jalan yg berlubang dan berdebu. Polri adalah pelindung pengayom dan pelayan masyarakat. Semoga amal ibadah almarhum ditrima di sisi Allah SWT. Aamin.. kejadian sekira pukul 11.00 WIB dini hari. Senin 23 Juli 2018. JIWA RAGAKU DEMI KEMANUSIAAN…” . Tulis akun facebook The meet Paijo Atlas yang diakses Dream, Selasa 24 Juli 2018.

Ada tiga video yang diunggah di sana. Video pertama saat mobil patroli pertama kali memberhentikan pengendara motor itu.

” Tadi di jalan meninggal, kebetulan motornya lagi mogok,” kata seorang pria yang membawa motor.

Anggota polisi yang merekam peristiwa itu menyayangkan kenapa warga tadi tidak menginformasikan ada kerabatnya meninggal. Agar polisi bisa langsung membantu untuk mengevakuasi jenazah.

” Kami pikir sakit. petugas satlantas Polres Tanjung Jabung Timur membantu masyarakat yang keluarganya kemalangan meinggal dunia untuk diangkut ke mobil Patwal untuk dibawa ke rumah duka. Sebelumnya pengendara itu berboncengan tiga dengan jenazah dari keluarga BH 4493 MN untuk dibawa ke kediaman duka. Kebetulan unit patroli sedang berpatroli di wilayah kecamatan Geragai,” ungkap salah seorang anggota Polres Tanjung Jabung Timur.

Video itu ramai mendapat pujian. Terutama bagi anggota polisi yang bertugas. Seperti disampaikan Hesti, ” Duh, terima kasih banyak, Pak Polisi. Allah mencatat amal baik Bapak2 Polisi. Semoga Almarhum mendapat surga Allah dan keluarga yang ditinggalkan tabah. Aamiin.”

” Dengan Ketulusan dalam kepedulian kemanusian Anggota Satlantas Polres tanjab timur Prov Jambi yang menolong korban dan keluarga tersebut,semoga mendapat Penghargaan dari bapak Kapolri Jenderal Tito Karnavian.” Tulis pemilik akun facebook Mas Ek.

” Innalillahi wa inailaihi rojiun Semoga Khusnul Khotimah Amin YA ALLAH,,, MKS PAK POLISI SUDAH MEMBATU MEMFASILITASI SAMPAI KE RUMAH KEDIAMAN AL MARHUM BRAVO POLRI.”  Ucap pemilik aku Suhardin S Suhar.

mayat

Kisah tragis datang dari Pulau Nias, Sumatera Utara. Karena tak mendapat pinjaman ambulans dari puskesmas, keluarga pasien terpaksa menandu jasad kerabatnya yang meninggal. Jasad itu dibawa dengan berjalan kaki sejauh tujuh kilometer.

Kabar itu menjadi viral di media sosial setelah diunggah ke Facebook oleh Faomasi Hondro pada Kamis 1 Februari 2018. Peristiwa itu bermula pada pukul satu siang saat ada warga Desa Sebuasi, Kampung Hilinitaya, Kecamatan Tello, Kabupaten Nias Selatan, yang sakit.

” Kami datang ke Puskesmas Tello sekitar pukul satu siang, kemudian petugas melakukan pemeriksaan pasien dan memberikan kami resep obat karena tidak tersedia di Puskesmas,” kata Faomasi, dikutip dari Gorganews, Rabu 7 Februari 2018.

Pasien tersebut mendapat penanganan dari petugas puskesmas. Namun, ” sekitar pukul 15.30 WIB pasien tidak dapat tertolong dan meninggal dunia,” tambah Faomasi.

Menurut dia, keluarga sempat meminta kepada petugas puskemas untuk membantu mengantarkan jenazah. Tetapi, permintaan itu tak dapat dipenuhi.

” Kami (keluarga) meminta tolong kepada petugas puskesmas agar dapat mengantar Jenazah kerumah duka karena ada mobil Puskesmas yang stand-by di halaman Puskesmas,” ucap Faomasi.

Pihak puskesmas beralasan tidak ada sopir yang dapat mengendarai mobil ambulans. Tetapi, tak lama berselang ada alasan lain yang muncul.

” Tapi kemudian membuat alasan bahwa kunci mobil Puskesmas dibawa oleh kepalaPuskesmas, kami terpaksa menandu Jenazah kerumah duka sejauh 7 kilometer lebih” ucap Faomasi.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Puskesmas Pulau Tello maupun dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias Selatan.

Sumber : dream.co.id

Foto : dream.co.id/Gorganews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

DPRD Desak Diskominfo Bergerak Cepat, Perangi Judi Online dari Akarnya

6 November 2026 - 11:55 WIB

SIARAN PERS ‎ ‎ ‎14.595 Warga Bogor Terdampak Judi Online, DPRD Siapkan Langkah Penanganan ‎ ‎ ‎HUMPROPUB – Komisi I dan Komisi IV DPRD Kota Bogor memperkuat upaya pencegahan dan penanganan dampak judi online menyusul temuan ribuan warga yang bantuan sosialnya dinonaktifkan karena terindikasi terlibat aktivitas perjudian daring. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan yang digelar di Ruang Serbaguna DPRD Kota Bogor, Rabu 4 November 2026. ‎Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur, mengatakan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan bahwa Bogor Selatan dan Kota Bogor masuk dalam wilayah dengan transaksi judi online yang menjadi perhatian nasional. ‎ ‎“Ini bukan lagi soal angka, tapi hak warga yang direnggut,” ujar Fajar. ‎ ‎Berdasarkan temuan yang menjadi latar belakang RDP, sebanyak 14.595 warga Kota Bogor tercatat mengalami penonaktifan bantuan sosial karena terindikasi terlibat judi online. ‎ ‎Data PPATK yang dirilis melalui Menko Polhukam pada Juni 2024 menempatkan Kecamatan Bogor Selatan di posisi pertama nasional untuk nilai transaksi judi online tertinggi di tingkat kecamatan. Nilainya mencapai Rp349 miliar dengan jumlah 3.720 pelaku. ‎ ‎Sementara di tingkat kota dan kabupaten, Kota Bogor berada di peringkat kedua nasional dengan nilai transaksi mencapai Rp612 miliar, setelah Jakarta Barat. ‎ ‎Langkah penanganan yang dilakukan, kata Fajar, Komisi I, Komisi IV, dan Diskominfo berencana menggelar rapat kerja bersama seluruh operator seluler serta penyedia jaringan kabel dan Fiber to the Home (FTTH). ‎”Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat koordinasi dan mendorong keterlibatan operator dalam mencegah penyalahgunaan layanan telekomunikasi untuk aktivitas judi online,” katanya. ‎ ‎Selain itu, Bagian Hukum Setda bersama Komisi I akan mendorong penyusunan Peraturan Wali Kota sebagai aturan turunan Perda Nomor 11 Tahun 2005, dengan memasukkan ketentuan khusus mengenai judi daring. ‎ ‎Regulasi tersebut dinilai dapat menjadi langkah lebih cepat sembari menunggu proses pembahasan Raperda Perubahan. ‎ ‎Dari sisi administrasi kependudukan, Diskominfo, Disdukcapil, dan operator akan melakukan audit terhadap registrasi kartu SIM yang mencurigakan, termasuk penggunaan satu NIK untuk banyak nomor telepon. ‎ ‎”Masyarakat juga akan diberikan edukasi mengenai cara mengecek nomor ponsel yang terdaftar menggunakan NIK mereka. ‎Bagi warga yang merasa identitasnya disalahgunakan, pemerintah menyediakan mekanisme klarifikasi melalui portal sanggah di Dinas Sosial yang dikelola bersama Diskominfo dan Bagian Pemerintahan,” Jelasnya. ‎Pembaruan data dan deteksi dini juga akan dilakukan secara berkala mulai dari tingkat Dinas Sosial, kecamatan, kelurahan, hingga RT dan RW. Warga terdampak akan mendapatkan pendampingan secara tertutup. ‎ ‎Untuk jangka panjang, Fajar menyampaikan DPRD akan mengawal percepatan Raperda Perubahan melalui Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2027 serta mendorong pengesahan Perwali Penanggulangan Kemiskinan yang mengatur mekanisme reaktivasi dan penyaluran bantuan sosial. ‎ ‎”Perbaikan basis data DTKS/DTSEN bersama Kementerian Sosial juga menjadi prioritas. Portal sanggah akan diformalkan menjadi standar operasional prosedur (SOP), sementara kerja sama dengan OJK dan PPATK akan diperkuat untuk mendukung pemantauan transaksi mencurigakan,” ucapnya. ‎ ‎Selain penanganan administratif, penguatan ekonomi masyarakat juga menjadi bagian dari strategi pencegahan. ‎ ‎DPRD mendorong peran Perumda Bank Kota Bogor dan lembaga keuangan mikro komunitas, disertai edukasi serta literasi keuangan secara rutin. ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎

4 November 2026 - 11:56 WIB

Hut ke 62, Golkar Kota Bogor Lebih Dekat dengan Warga

20 October 2026 - 20:38 WIB

Pesan Haedar Nashir di Era Prabowo – Gibran : Perbaiki Kebijakan Jangan Bikin Pemerintah Turun Wibawa

14 October 2026 - 10:37 WIB

Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda

10 October 2026 - 13:17 WIB

Trending on Kabar Politik