Menu

Dark Mode
Arsip Email Epstein Dirangkum Jadi Jikipedia, Akurat Nggak? Pengakuan Spotify: AI Ambil Alih Pengembangan Aplikasi WhizHack Soroti Risiko Siber Konvergensi IT dan OT BPJS Ketenagakerjaan – DMI Jakarta Selatan Soft Launching Duta BPJS Ketenagakerjaan Berbasis Keummatan Para Ilmuwan Terkait Epstein Ungkap Sisi Gelap Mengerikan Sony WF-1000XM6 Resmi di Indonesia, ANC Makin Canggih Rp 5 Jutaan

Kabar Bogor

Warga Tajur Pasang Spanduk Tolak Transmart

badge-check


					Warga Tajur Pasang Spanduk Tolak Transmart Perbesar

Pro kontra pembangunan mall Transmart  di kawasan Tajur Bogor terua berlanjut. Kemarin, Warga RW 02 Kelurahan Pakuan, Kecamatan Bogor Selatan menolak Transmart di Jalan Raya Tajur, Bogor Selatan, Kota Bogor tersebut dengan memasang spanduk bertulisan penolakan.

Cucun salah satu warga yang rumahnya berada di belakang lahan yang akan dibangun pusat perbelanjaan moderen itu mengatakan, alasan utama penolakan warga, karena Jalan Raya Tajur selalu macet, terlebih jika ada Transmart di lokasi tersebut, maka akan semakin memperparah arus lalulintas.

“Selama ini pihak Transmart juga belum meminta izin kepada warga untuk pembangunan pusat perbelanjaan modern tersebut.Mungkin ‘nembak’ izinya kalau ada juga, karena tidak ada permintaan persetujuan warga. Secara bahasa lisan juga tidak ada,” kata Cucun, Jumat (16/03/2018).

Diakuinya, saat ini memang tidak ada dampak yang terasa, karena prosesnya baru tahap pembangunan.

Tetapi saat sudah beroperasi maka akan menimbulkan kemacetan luar biasa, terlebih penyediaan lahan parkir juga belum jelas.

“Saat ini saja keluar masuk mobil ke komplek Pakuan kerap macet. Apalagi adanya Transmart dekat dengan pintu masuk ke komplek Pakuan, bayangkan saja macet bakal seperti apa,” ujarnya.

Untuk itu, ia meminta agar Pemerintah Kota Bogor tegas menindak bangunan-bangunan yang memang belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Bila perlu kata Cucun, Pemkot tidak usah mengeluarkan izin karena bangunan tersebut akan merugikan warga setempat.

“Ya jelas ini akan merugikan warga, karena nanti akan macet dan menimbulkan dampak lainnya,” tandasnya.

Reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Denny Mulyadi: Pramuka Harus Jadi Agen Perubahan Positif

13 February 2026 - 11:32 WIB

Kerjasama Strategis, Perumda PPJ Teken Mou Bareng Kejaksaan

12 February 2026 - 22:12 WIB

Diduga Gara-gara Asmara, Seorang Pria di Bogor Bundir di Kafe

12 February 2026 - 22:05 WIB

Luncurkan Ambulance, Dedie Jenal Apresiasi PWI Kota Bogor

12 February 2026 - 08:24 WIB

Pemda se-Jabar Bahas Implementasi Satu Data Indonesia

10 February 2026 - 09:34 WIB

Trending on Kabar Bogor