Menu ✖

Dark Mode
Tekan Angka Stunting, Anggota Komisi IV DPRRI dan Wakil Wali Kota Bogor Bagikan Ikan Beku Toleransi Jadi Karakter Penting Warga Kota Bogor Bupati Keluarkan SE, ASN Gunungkidul Kini Wajib Belanja di Pasar Tradisional Soal Kebakaran, Manajemen Trans Home Akhirnya Buka Suara Viral Kemunculan Blue Fire di Papandayan, Ahli Ungkap Asal-usul Api Biru AI Makin Liar Tak Bisa Dikendalikan, OpenAI Kirim Surat Peringatan

Headline

CGM Harus Dilestarikan

badge-check


					CGM Harus Dilestarikan Perbesar

Hujan yang mengguyur sebagian wilayah Kota Bogor tanpaknya tidak mengendurkan antusias warga Bogor dan luar Bogor, untuk menyaksikan pesta rakyat Bogor Street Festival CGM 2018 yang berlangsung di Jalan Suryakencana Bogor, Jumat (2/3/2018)

Bukan hanya penonton, acara yang dibuka Ketua MPR RI Zulkifli Hasan tersebut, peserta pengisi acara pun tetap menampilkan keahlian mereka meski harus berbasah-basahan.

Selain dibuka Ketua MPR yang mewakili Presiden Republik Indonesia, hadir pula Plt Walikota Bogor Usmar Hariman, Muspida Kota Bogot, calon walikota, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Menurut Zulkifli, Cap Go Meh ini patut didukung dan dilestarikan, karena mampu mempersatukan antar unat beragama.”Semua bersatu, ada Islam, Hindu, Budha, Kristen Protestan, kristen Katolik, juga Konghucu, juga berbagai etnis hadir di sini, tentunya berbagai kesenian daerahpun hadir dan disajikan di acara ini. Ini patut dilestarikan sebagai pemersatu bangsa,” kata Zulkifli.

Acara diawali dengan penampilan Marching band, Paskibraka, Marawis, Paduan Suara, Drumband PUSDIKZI (Chanka Ksatria Bhakti), PPI Kota Bogor, dan marawis Iremsi.

Dilanjutkan berturut-turut hingga selesai Parade Seni dan Budaya, Bonge Saleor, sanggar Edas, Ngarak Posong Cianjur, Tarian Soya-soya Maluku, Putri Kanyere Pamanah Rasa LPM Empang, Reog Ponorogo Singo Ngumboro, Komunitas Cinta Berkain, Parebut Seeng Cimande, Illutiin Of Death UNPAK, Tari Piring Sumatra Barat, Medi Fans Club, Marching Band Nafiri Mayor 50 Mardi Yuana, Ondel-ondel DKI Jakarta, Eat, Play, Relax Enjoy Bogor, Ngremo (Tari Remo) Madura, Tari Marngket dan cakalele Sulawesi Utara, Kemilau Bogor, Dipokersen, Datara Bogor (Dadali Taleus Raflesia) Dewi Ratih, Bebegig Baladewa Ciamis, Gendang Beleq NTB, Genye (Gerakan Nyere) Purwakarta, Ogoh-ogoh Kala Buta Bumi Brimob, Drumband SMP Negeri 1 Bogor.

Hingga pukul 23:00, pengunjung masih memadati area acara Cap Go Meh, demi menyaksikan acara penutup yaitu, Liong, Barongsai, Tandu Joli, Kendaraan Hias.

ReporterYudi Budiman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Soal Kebakaran, Manajemen Trans Home Akhirnya Buka Suara

2 October 2026 - 18:51 WIB

Hari Kedua, Asap Masih Mengepul di Trans Home Sleman

2 October 2026 - 12:14 WIB

Akses Sempit Jadi Kendala Damkar Padamkan Trans Home Sleman Sleman

1 October 2026 - 21:16 WIB

Trans Home Sleman Terbakar, Dua Orang Meninggal

1 October 2026 - 19:10 WIB

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026

22 September 2026 - 21:47 WIB

Trending on Headline