Menu

Dark Mode
Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

Kabar Bogor

Tepas Salapan Lawang Dasakerta Icon Baru Kota Bogor

badge-check


					Tepas Salapan Lawang Dasakerta Icon Baru Kota Bogor Perbesar

Kota Bogor yang dicanangkan sebagai Kota Pusaka, menambah iconnya dengan diresmikannya Tepas Salapan Lawang Dasakerta, Rabu (7/12/2016).

Tahun 2012 silam melalui perjuangan dan atas penilaian dari kementerian terkait, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum akhirnya menetapkan Kota Bogor menjadi salah satu sepuluh kota prioritas untuk program penataan dan pelestarian kota pusaka.

IMG_6686 copyPada tahun 2013, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pun menyusun rencana aksi kota pusaka yang isinya adalah mengenai rencana pengembangan kota pusaka Kota Bogor selama lima tahun ke depan.

Atas dasar rencana aksi itulah, pada tahun 2014 melalui program P3KP Kementerian Pekerjaan Umum menyusun masterplan dan Detail Engineering Design (DED) kawasan kota pusaka seputar istana dan Kebun Raya Bogor. Melalui proses partisipastif dan kolaboratif antara pemeritah pusat, Pemkot Bogor, konsultan serta para budayawan menghasilkan DED landmark baru Kota Bogor yang saat itu diberi nama Gerbang Suryakancana dan Plaza Tugu Kujang.

Seperti diterangkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat dalam laporan pembangunan Tepas Salapan Lawang Dasakerta saat peresmiannya di kawasan Tugu Kujang, Rabu (07/12/2016), lantas di tahun 2015 dilaksanakan pembangunan fisik landmark baru Kota Bogor tersebut yang terintegrasi dengan pelebaran pedestrian seputar Kebum Raya Bogor.

IMG_20161207_131814“Untuk Gerbang Suryakancana dapat diselesaikan dan diresmikan wali kota dengan nama Lawang Suryakancana. Sedangkan untuk Plaza Tugu Kujang dilanjutkan tahun 2016. Pada tahun 2015 disusun pula masterplan dan DED koridor Jalan Otto Iskandardinata sebagai koridor budaya Sunda serta bersama dengan stake holder disusun Peraturan Wali Kota (Perwali) Bogor Nomor 17 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Kota Bogor sebagai Kota Pusaka,” terang Sekda.

Hingga akhirnya, lanjut Sekda, di tahun 2016 ini berdasarkan hasil musyawarah dengan para budayawan sepakat memberi nama Tepas Salapan Lawang Dasakerta yang sarat dengan makna dan filosofi luhur Pajajaran.

#asya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

5 February 2026 - 13:17 WIB

Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian

4 February 2026 - 19:58 WIB

Layanan Publik Makin Mudah, Imigrasi dan Dukcapil Buka Layanan di PWI Kota Bogor

4 February 2026 - 19:38 WIB

Buper Pramuka Kota Bogor Segera Difungsikan

1 February 2026 - 15:53 WIB

Pesan Ketua Kwarcab Kota Bogor di Rakerran Bogor Barat, Tentukan Arah Menuju Pramuka Maju dan Bermaslahat

31 January 2026 - 17:32 WIB

Trending on Kabar Bogor