Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar Bogor

Tepas Salapan Lawang Dasakerta Icon Baru Kota Bogor

badge-check


					Tepas Salapan Lawang Dasakerta Icon Baru Kota Bogor Perbesar

Kota Bogor yang dicanangkan sebagai Kota Pusaka, menambah iconnya dengan diresmikannya Tepas Salapan Lawang Dasakerta, Rabu (7/12/2016).

Tahun 2012 silam melalui perjuangan dan atas penilaian dari kementerian terkait, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum akhirnya menetapkan Kota Bogor menjadi salah satu sepuluh kota prioritas untuk program penataan dan pelestarian kota pusaka.

IMG_6686 copyPada tahun 2013, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pun menyusun rencana aksi kota pusaka yang isinya adalah mengenai rencana pengembangan kota pusaka Kota Bogor selama lima tahun ke depan.

Atas dasar rencana aksi itulah, pada tahun 2014 melalui program P3KP Kementerian Pekerjaan Umum menyusun masterplan dan Detail Engineering Design (DED) kawasan kota pusaka seputar istana dan Kebun Raya Bogor. Melalui proses partisipastif dan kolaboratif antara pemeritah pusat, Pemkot Bogor, konsultan serta para budayawan menghasilkan DED landmark baru Kota Bogor yang saat itu diberi nama Gerbang Suryakancana dan Plaza Tugu Kujang.

Seperti diterangkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat dalam laporan pembangunan Tepas Salapan Lawang Dasakerta saat peresmiannya di kawasan Tugu Kujang, Rabu (07/12/2016), lantas di tahun 2015 dilaksanakan pembangunan fisik landmark baru Kota Bogor tersebut yang terintegrasi dengan pelebaran pedestrian seputar Kebum Raya Bogor.

IMG_20161207_131814“Untuk Gerbang Suryakancana dapat diselesaikan dan diresmikan wali kota dengan nama Lawang Suryakancana. Sedangkan untuk Plaza Tugu Kujang dilanjutkan tahun 2016. Pada tahun 2015 disusun pula masterplan dan DED koridor Jalan Otto Iskandardinata sebagai koridor budaya Sunda serta bersama dengan stake holder disusun Peraturan Wali Kota (Perwali) Bogor Nomor 17 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Kota Bogor sebagai Kota Pusaka,” terang Sekda.

Hingga akhirnya, lanjut Sekda, di tahun 2016 ini berdasarkan hasil musyawarah dengan para budayawan sepakat memberi nama Tepas Salapan Lawang Dasakerta yang sarat dengan makna dan filosofi luhur Pajajaran.

#asya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

43 Pejabat Dikukuhkan, Denny Mulyadi Minta Pelayanan RSUD Terus Ditingkatkan

4 November 2026 - 14:51 WIB

Ketua Kontingen Kota Bogor Beri Dukungan kepada Atlet Pencak Silat

4 November 2026 - 14:48 WIB

Dedie Rachim: Kendaraan Listrik Jadi Peluang Besar Dukung Kota Ramah Lingkungan

3 November 2026 - 18:43 WIB

DIY Punya 14 Titik Potensi Bencana, DPRD DIY Minta Sistem Peringatan Dini Diperkuat

3 November 2026 - 17:46 WIB

Resmi Buka LT III Kota Bogor 2026, Kak Denny Mulyadi Tegaskan Pentingnya Sportivitas dan Karakter Penggalang

3 November 2026 - 13:05 WIB

Trending on Kabar Bogor