Menu

Dark Mode
Mahkota Binokasih Sampai di Bogor, Disambut Dedie Rachim Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta

Kabar Politik

Lelang Gedung DPRD Kota Bogor Jangan Dipaksakan

badge-check


					abuzar- anggota dprd kota bogor Perbesar

abuzar- anggota dprd kota bogor

Rencana pembangunan gedung baru DPRD Kota Bogor yang diprediksi bakal molor, mendapat sorotan tajam Anggota DPRD Kota Bogor.
Seperti dituturkan Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bogor, Abuzar. Menurutnya pembangunan gedung wakil rakyat itu akan terlambat dari rencana.
“Saat ini proyek yang tengah dilelangkan tetap harus memenuhi tahapannya. Jika memang waktunya terlalu sempit, ya jangan dipaksakan proses lelangnya jika semua belum siap. Namun demikian pembangunan tetap harus lanjut karena pembangunan ini menggunakan system multiyears. Yang pasti proses pembangunan tetap harus melalui tahap-tahapannya. Dan pembangunan tinggal menyesuaikan jadwal yang ada,” kata Abuzar kepada wartawan.
Lain halnya dengan Anggota Komisi C DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin. Menurutnya proses pembangunan gedung DPRD Kota Bogor itu dikhawatirkan seperti kasus pembebasan lahan Warung Jambu.
“Sebelum dilelangkan sebaiknya diselesaikan persoalan pembebasan lahan agar tidak terjadi seperti kasus-kasus sebelumnya. Dalam proses pembangunan inipun harus melibatkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bogor agar pembebasannya sesuai dalam aturan. Jadi tidak ada masalah dikemudian hari,” ujar Zenal.
Zenal juga meminta agar dinas terkait mempersiapkan progres pembangunan itu dengan matang. Terlebih dalam proses lelang yang sudah berjalan di Unit Layanan Pelelangan (ULP). “Sekarang memang masih dalam tahap pengecekan proses lelang. Kita menghimbau tetap harus mengikuti aturan yang ada. Yang pasti sebelum dibangun tetap harus dipersiapkan baik dari pembebasan lahan, relokasi PKL, amdal dan lalinnya. Kita ingin semua pembangunan tidak ada masalah,” tandasnya.
Sementara itu Kepala BPLH Kota Bogor, Irwan Riyanto membantah informasi mengenai belum adanya analisis dampak lingkungan (amdal) untuk pembangunan Gedung DPRD yang baru tersebut. Menurutnya, pihaknya sudah mempersiapkan amdal lalin untuk gedung DPRD sejak tiga bulan yang lalu.

“Amdal gedung DPRD itu sudah ada sejak tiga bulan lalu. Kalau pembangunan tetap harus menggunakan amdal, bukan UKL dan UPL. Yang pasti kita sudah siapkan amdal itu sehingga pembangunan bisa dilakukan,” ujar Irwan.
#pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Raperda Peningkatan Status BPBD Kota Bogor

23 April 2026 - 11:09 WIB

Ketua DPRD Kota Bogor Ikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah di Akmil Magelang

16 April 2026 - 09:24 WIB

Terima Audiensi, Ketua DPRD Kota Bogor Ajak HMI Bersinergi Bangun Ekonomi Kota

10 April 2026 - 17:57 WIB

Hadiri Milad ke-30 Yayasan Ummul Quro, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Kolaborasi Pendidikan Unggul

4 April 2026 - 22:14 WIB

Hadiri Tausiyah Kebangsaan, Ketua DPRD Bogor Ajak Perkuat Silaturahmi

1 April 2026 - 21:29 WIB

Trending on Kabar Politik