Menu ✖

Dark Mode
All Eyes on Papua Menggema, Karhutla Bumi Cenderawasih Bikin Khawatir Bubble AI Pecah Sampai Amerika, Rp18.000 Triliun Menguap Semalam Ini Cara Lacak Lokasi Orang, Bisa Pakai WhatsApp-Google Maps Balas Dendam soal Kumis Superman, Henry Cavill Bikin Game Pakai AI OpenAI Rilis Model Cybersecurity Terbaru, Bisa Apa Saja? Jelang Nataru 2026, Dirut KAI Bobby Nasution Sidak Infrastruktur Daop 6 Jogja

Headline

Uang 26 M Kasus Angkahong Disita

badge-check

Perkembangan kasus hukum pembelian lahan Pasar Warung Jambu yang telah ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Bogor dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini akhirnya mulai menunjukkan hasil yang fantastis. Sebab, Kejari telah berhasil menyita uang puluhan miliaran rupiah yang diduga terkait dengan kasus fenomenal ini.

Kepala Seksi (Kasi) Intel pada Kejari Bogor Andi Fajar Arianto, Senin (07/03/16) mengungkapkan, bahwa pihaknya telah melakukan penyitaan uang senilai Rp 26.902.438.834 di Bank Jabar Cabang Bogor atas nama pemilik rekening Hendricus Kawidjaja Ang alias Angka Hong.

“Hari Jumat (04/03/16) pekan lalu, tepatnya setelah salat Jumat tim penyidik dari kami (Kejari) telah melakukan penyitaan uang senilai Rp 26.902.438.834 di Bank Jabar Cabang Bogor,” ungkap Andi.

Penyitaan oleh tim penyidik Kejari Bogor itu, jelas Andi, dilakukan dengan merujuk pada Pasal 38 ayat 1 dan Pasal 39 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) tentang Penyitaan.

“Itulah landasannya. Tim penyidik yang menyita dan sudah meminta izin Pengadilan Negeri (Bogor),” paparnya.

Proses penyitaan yang telah dilakukan itu pun, terang Andi, merupakan salah satu mekanisme untuk memenuhi penyempurnaan pemberkasan.

“Saat ini, uang hasil sitaan tersebut dititipkan ke rekening kejaksaan (Kejari). Dan alasan paling utama uang itu diduga ada hubungannya secara langsung dengan tindak pidana yang sedang kami selidiki,” paparnya seraya menambahkan bahwa uang sitaan itu dianggap berbeda dengan alat bukti yang dapat menetapkan tersangka.

“Kalau yang disita ini adalah barang bukti, bukan alat bukti. Barang (uang sitaan) inilah yang akan membantu saat di pengadilan nanti,” tegasnya.

Sekadar informasi, sampai sejauh ini Kejari Bogorr telah menetapkan empat tersangka dalam kasus pembelian lahan Pasar Warung Jambu ini. Mereka masing-masing adalah mantan Kepala Kantor Koperasi dan UMKM Hidayat Yudha Pratama, mantan Camat Tanah Sareal Irwan Gumelar, tim Appraisal dari Kantor Jasa Penilai Publik Rodinasrun Adnan dan Hendricus Kawidjaja Ang (Angkahong). #Raditya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jelang Nataru 2026, Dirut KAI Bobby Nasution Sidak Infrastruktur Daop 6 Jogja

7 November 2026 - 07:01 WIB

Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

5 November 2026 - 15:49 WIB

Empat Emas Judo di Porprov XV Jabar 2026 Disabet Kota Bogor

5 November 2026 - 15:37 WIB

Korupsi Rp 6,7 Miliar Demi Judol, Eks Pimpinan Bank di Sleman Resmi ditahan

5 November 2026 - 14:41 WIB

Buka OASE 2026 di UIN Jogja, Menag Nasaruddin Sebut Hilirisasi Teknologi Bisa Buat Bangkit Kejayaan Islam

4 November 2026 - 15:46 WIB

Trending on Headline