Menu

Dark Mode
Arsip Email Epstein Dirangkum Jadi Jikipedia, Akurat Nggak? Pengakuan Spotify: AI Ambil Alih Pengembangan Aplikasi WhizHack Soroti Risiko Siber Konvergensi IT dan OT BPJS Ketenagakerjaan – DMI Jakarta Selatan Soft Launching Duta BPJS Ketenagakerjaan Berbasis Keummatan Para Ilmuwan Terkait Epstein Ungkap Sisi Gelap Mengerikan Sony WF-1000XM6 Resmi di Indonesia, ANC Makin Canggih Rp 5 Jutaan

Kabar Bogor

Sampah Styrofoam Penyebab Banjir di Bogor

badge-check


					Sampah Styrofoam Penyebab Banjir di Bogor Perbesar

Banjir di wilayah Kota Bogor akibat banyaknya sampah dari Kawasan Puncak yang menumpuk di sungainyang ada di Kota Bogor. Walikota Bogor Bima Arya pun meninjau lokasi genangan air usai memantau langsung Bendung Katulampa.

Di Jembatan Satuduit, Warung Jambu, Bogor Utara, Bima Arya menemukan kondisi jembatan yang cukup mengkhawatirkan. Tumpukan sampah industri dan rumah tangga yang tersendat, membuat aliran air sungai meluap ke jalanan.

“Ada sampah yang menumpuk sehingga arus airnya nyaris sampai ke jalan. Sepertinya ini sampah dari atas (kawasan Puncak dan sekitarnya). Harus dibersihkan menggunakan alat berat. Pak Kapolresta juga sudah mengkondisikan arus lalu lintas, untuk sementara jembatan ini ditutup,” terang Bima didampingi Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya dan Dandim 0606 Letkol Arm. Doddy Suhardiman.

Dominan sampah-sampah yang menghambat aliran air adalah jenis sterofoam. “Kebanyakan sampah sterofoam ya. Mungkin dari tempat wisata, outbond, warga, orang yang punya hajat atau kegiatan yang konsumsinya pakai sterofoam,” katanya.

Peninjauan Bima Arya dilanjutkan ke Kampung Bebek di Bogor Utara. Di sana Bima Arya berbincang dengan warga yang meminta agar permasalahan banjir dituntaskan. “Siaga 3 di Katulampa saja, kawasan Kampung Bebek sudah terendam. Apalagi siaga 1 seperti sekarang ini. Dan kita harus membaca ke depan apa yg harus dilakuan. Karena ini Kampung Bebek ini kawasan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane, kita akan koordinasikan dengan lembaga terkait,” bebernya.

Di Kampung Bebek sendiri, kata Bima, ada 57 rumah yang terdampak meluapnya aliran sungai dengan 14 rumah diantaranya cukup parah. “Titik lain masih kami kumpulkan data dari setiap keluarahan di Kota Bogor. Untuk petugas kami siagakan baik dari BPBD dan Tagana serta unsur lainnya, termasuk kebutuhan logistik,” pungkasnya.

Reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Denny Mulyadi: Pramuka Harus Jadi Agen Perubahan Positif

13 February 2026 - 11:32 WIB

Kerjasama Strategis, Perumda PPJ Teken Mou Bareng Kejaksaan

12 February 2026 - 22:12 WIB

Diduga Gara-gara Asmara, Seorang Pria di Bogor Bundir di Kafe

12 February 2026 - 22:05 WIB

Luncurkan Ambulance, Dedie Jenal Apresiasi PWI Kota Bogor

12 February 2026 - 08:24 WIB

Pemda se-Jabar Bahas Implementasi Satu Data Indonesia

10 February 2026 - 09:34 WIB

Trending on Kabar Bogor