Menu

Dark Mode
Arsip Email Epstein Dirangkum Jadi Jikipedia, Akurat Nggak? Pengakuan Spotify: AI Ambil Alih Pengembangan Aplikasi WhizHack Soroti Risiko Siber Konvergensi IT dan OT BPJS Ketenagakerjaan – DMI Jakarta Selatan Soft Launching Duta BPJS Ketenagakerjaan Berbasis Keummatan Para Ilmuwan Terkait Epstein Ungkap Sisi Gelap Mengerikan Sony WF-1000XM6 Resmi di Indonesia, ANC Makin Canggih Rp 5 Jutaan

Kabar Bogor

Hut Lantas Bhayangkara, Polresta Bogor Kota Gelar Baksos

badge-check


					Hut Lantas Bhayangkara, Polresta Bogor Kota Gelar Baksos Perbesar

Memperingati Hari Ulang Tahun Lantas Bhayangkara ke 62, jajaran Polresta Bogor Kota menggelar sejumlah kegiatan. Salah satunya dengan memberikan santunan kepada anak yatim, warga tidak mampu serta sejumlah tukang becak yang ada di Kota Bogor, Jumat (22/9/2017).

Di sela-sela pembagian sembako kepada warga tidak mampu serta tukang becak, Kapolresta Bogor Kota Kombes Ulung Sampurna Jaya mengatakan momentum HUT Lantas Bhayangkara ini diharapkan dapat menjadi perekat antara polisi dengan masyarakat.

“Saya berharap agar kepolisian lalu lintas semakin dekat dengan masyarakat. Santunan juga menjadi wujud kepedulian kita kepada anak yatim, warga kurang mampu yang ada di sekitar kita,” ucap Ulung.

IMG-20170922-WA0070
Dia berharap, polantas tidak hanya dikenal sebagai petugas yang suka menilang, tetapi juga memberikan perhatian kepada masyarakat. Apalagi, tugas polantas tidak hanya menilang, tetapi juga mengatur arus lalu lintas saat terjadi kepadatan, hingga tugas sosial lainnya, seperti membantu warga dan edukasi kepada anak-anak.
Santunan, lanjut Ulung, dilaksanakan di 3 titik yakni depan Kantor Samsat Jalan Ir H Juanda, Bogor Selatan, serta Bogor Barat.

Sementara, Kasat Lantas Polresta Bogor Kota Kompol Bramantyo Priaji menambahkan, selain santunan, Satlantas Polresta Bogor Kota juga telah melakukan sejumlah kegiatan berupa kampanye safety riding dengan sasaran pelajar.
“Kampanye sempat dilakukan saat Hari Perhubungan di Balai Kota Bogor serta saat kegiatan police goes to school awal pekan ini,” ucap Bramastyo.

Kampanye dimaksudkan agar generasi muda mulai sadar berdisiplin serta tertib lalu lintas. Sebab, sebagian besar korban kecelakaan lalu lintas merupakan pelajar.
Dicontohkan Bramastyo, fenomena anak-anak di bawah umur yang mulai menggunakan sepeda motor ke sekolah. Meski di satu sisi lebih cepat sampai dan lebih hemat, tapi fenomena ini membahayakan generasi muda kita. “Secara kompetensi, mereka belum mahir mengendarai sepeda motor sehingga memicu kecelakaan lalu lintas. Akibatnya bisa fatal, dari cacat hingga meninggal dunia. Ini yang kita upayakan agar bisa ditekan jumlahnya,” kata Bramastyo.
Terpisah, sejumlah tukang becak yang mendapat santunan dari jajaran Polresta Bogor Kota mengaku bersyukur. “Alhamdulillah, dapat santunan. Harapannya, ke depan pak polantas makin dekat dengan masyarakat. Jangan galak-galak di jalan sehingga dicintai masyarakat,” ucap Udin (50).
Dia juga berharap, kepedulian polisi pada masalah sosial semakin meningkat sehingga masyarakat tidak hanya mengenal polisi sebagai sosok yang ditakuti tetapi humanis dan merakyat.

Reporter Deni Hendrayana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Denny Mulyadi: Pramuka Harus Jadi Agen Perubahan Positif

13 February 2026 - 11:32 WIB

Kerjasama Strategis, Perumda PPJ Teken Mou Bareng Kejaksaan

12 February 2026 - 22:12 WIB

Diduga Gara-gara Asmara, Seorang Pria di Bogor Bundir di Kafe

12 February 2026 - 22:05 WIB

Luncurkan Ambulance, Dedie Jenal Apresiasi PWI Kota Bogor

12 February 2026 - 08:24 WIB

Pemda se-Jabar Bahas Implementasi Satu Data Indonesia

10 February 2026 - 09:34 WIB

Trending on Kabar Bogor