Menu

Dark Mode
Perkuat Aksi Iklim dan Konservasi Hayati, Indocement Tanam Pohon Lokal ​Kota Bogor Juara Umum POPWILDA 2026 China Klaim Ada ‘Ikan Mata-mata’ yang Pantau Perairannya China Perketat Ekspor Indium untuk Chip AI, Ini Fakta-faktanya Microsoft Akan Cabut Dukungan Office 2021, Catat Tanggalnya! Norwegia Larang Anak SD Pakai AI Agar Tak Lupa Baca Tulis

Kabar PDAM

PDAM Kota Bogor Raih Predikat ke-2 PDAM Sehat se Indonesia

badge-check


					PDAM Kota Bogor Raih Predikat ke-2 PDAM Sehat se Indonesia Perbesar

Prestasi kembali diraih PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. Kali ini Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) menetapkan PDAM Kota Bogor sebagai PDAM “sehat” berdasarkan Laporan Kinerja 2016.

Dalam Buku Laporan Kinerja 2016 yang diterbitkan BPPSPAM, PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor ditempatkan peringkat kedua dari 371 PDAM yang dinilai kinerjanya oleh BPPSPAM. Perusahaan air bersih milik Pemkot Bogor ini mendapat 4,26, atau terpaut 0,5 point dari PDAM Kabupaten Buleleng di peringkat pertama.

Plt. Kepala BPPSPAM Sri Hartoyo mengatakan, Buku Laporan Penilaian Kinerja PDAM ini merupakan hasil peniaian yang dilakukan oleh BPPSPAM bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap PDAM yang ada di kabupaten dan kota di Indonesia.

“Pada tahun 2016, BPPSPAM melakukan penilaian kinerja terhadap 371 PDAM untuk memberikan gambaran terhadap perkembangan kinerja yang dicapai PDAM. Referensi yang digunakan adalah laporan evaluasi kinerja PDAM oleh BPKP tahun buku 2013, 2014, sampai dengan tahun buku 2015,” kata Sri.

Penilaian kinerja terhadap PDAM dilakukan dengan menggunakan indikator yang terdiri atas empat aspek, yaitu aspek keuangan (bobot 25 %) meliputi rentabilitas, solvabilitas dan likuiditas. Aspek pelayanan (bobot 25%) meliputi cakupan pelayanan teknis, pertumbuhan pelanggan, tingkat penyelesaian aduan, kualitas air pelanggan, dan konsumsi air domestik.

Aspek operasional (bobot 35%) meliputi efisiensi produksi, tingkat kehilangan air, jam operasi pelayanan, tekanan air, dan penggantian meter air pelanggan. Dan aspek sumber daya manusia (bobot 15%) meliputi ratio pegawai terhadap 1.000 pelanggan, ratio pendidikan dan pelatihan pegawai dan ratio biaya pendidikan dan pelatihan.

“Masing-masing aspek dirinci ke dalam beberapa parameter dan selanjutnya hasil penilaiannya diklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu Sehat, Kurang Sehat dan Sakit,” ungkap Sri.

Menanggapi prestasi yang membanggakan ini, Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Deni Surya Senjaya secara pribadi merasa bangga terhadap pencapaian yang diraih. Dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Ia pun berharap dengan hasil ini bisa semakin memotivasi karyawan untuk selalu meningkatkan kinerjanya dengan tujuan akhir agar pelanggan merasa dilayani dan diperhatikan oleh PDAM.

Reporter Pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Optimalkan Aliran Air 24 Jam, Tirta Pakuan Lakukan Komisioning

11 June 2026 - 21:36 WIB

HJB ke 544, Tirta Pakuan Gratiskan Pasang Baru untuk Rumah Ibadah

1 June 2026 - 21:44 WIB

Optimalkan Potensi Bisnis Non Air, Direktur Bisnis & Pelayanan Tirta Pakuan Cek Aset

9 May 2026 - 21:50 WIB

Dikelola Tirta Pakuan, Pemkot Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal

5 May 2026 - 22:08 WIB

TP PKK dan Perumda Tirta Pakuan Sinergi Dukung Pendataan Pelanggan yang Akurat

30 April 2026 - 10:09 WIB

Trending on Kabar PDAM