Dirut Apresiasi Peran FKP

Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Deni Surya Senjaya mengapresiasi keberadaan Forum Komunikasi Pelanggan (FKP) yang dinilai turut serta mengembangkan perusahaan.

“FKP itu forum yang sangat diperlukan PDAM. Forumnya cukup berjalan dan sangat membantu kami. Bu Tun (Tun Tedja Irawadi, Ketua FKP 2013-2017) banyak memberikan masukan yang sangat dirasakan bagi kami. Masukan dan sarannya sering menjadi bahan bahan bagi kami untuk introspeksi dan membangun sistem yang ada,” kata Deni saat memberikan sambutan dalam Pemilihan Pengurus FORPAMNAS 2017-2021 dan Lokakarja FORPAMNAS Tahun 2017 di ruang rapat utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Jumat-Sabtu (4-5/8/2017).

Salah satu yang disebut Deni cukup berperan adalah laporan-laporan tentang temuan kebocoran pipa. Banyak informasi kebocoran pipa dari pengurus FKP Kota Bogor yang langsung diperbaiki oleh tim Sub Bagian Penanggulangan Kebocoran PDAM Kota Bogor.

“Informasi-informasi temuan pipa bocor merupakan bukti nyata perhatian FKP terhadap program penurunan angka kebocoran pipa PDAM. Hampir setiap hari kami menerima informasi pipa bocor dari FKP, bahkan pernah 5 kali kami terima informasi kebocoran. Laporan itu sangat bermanfaat bagi kami,” kata Deni.

Kedepan, PDAM memiliki pekerjaan rumah yang cukup berat, yakni rencana penyesuaian tarif. Deni kembali mengharapkan peran serta FKP Kota Bogor untuk turut mensosialisasikan kepada masyarakat dan pelanggan.

“Sejak 2012 PDAM Kota Bogor belum lagi memberlakukan tarif air minum yang baru. Sebab untuk dapat memenuhi target cakupan layanan 100 persen, penurunan angka kehilangan air 20 persen, pelayanan secara kualitas, kuantitas dan kontinuitas, PDAM Kota Bogor membutuhkan dana sebesar Rp 924 miliar. Dana tersebut kita himpun dari berbagai sumber, ada dari pemerintah pusat melalui DAK, dari provinsi Jawa Barat, dan dari Pemkot Bogor melalui dana PMP,” beber Dirut.

Mantan Direktur Teknik PDAM Kota Bogor ini menegaskan, kebutuhan air bersih bagi masyarakat dan pelanggan PDAM terus meningkat, sementara ketersediaan sumber air baku tidak bertambah. Jika tidak sumber air bakunya tidak dikembangkan, Deni khawatir ketersediaan air bersih di Kota Bogor akan semakin menipis.

Dalam kesempatan tersebut, Deni menyaksikan langsung serah terima jabatan Ketua FKP Kota Bogor dari ketua lama Prof. Dr. Tun Tedja Irawadi kepada Dody Rosadi. Dody dipercaya menjadi pimpinan baru FKP Kota Bogor periode 2017-2021.

Dody bukanlah orang asing bagi PDAM. Mantan Sekretaris Daerah Kota Bogor ini pernah menjadi sebagai Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirta Pakuan. Dody kembali dipercaya menjadi Dewan Pengawas PDAM dari unsur pelanggan. “Pak Dody itu kebetulan orang teknik, sangat mengerti kondisi pengairan di Kota Bogor. Beliau banyak memberikan masukan kepada kami,” kata Deni.

Dody sendiri siap mengemban amanah sebagai FKP Kota Bogor. “Saya selalui siap mengemban amanah dan tugas apapun,” ucapnya singkat.

sumberpdamkotabogor.go.id

print

You may also like...