Nyamar Jadi Pembeli, Anak 2 Tahun Diculik di Bogor

Seorang ibu menangis histeris ketika tahu anak bungsunya yang baru berusia dua tahun diculik di depan matanya sendiri, Selasa (11/7/2017).

Kejadian penculikan tersebut terjadi kepada seorang ibu bernama Mamas yang berprofesi sebagai penjual pisang di Rt 2 Rw 3 Kp. Lemah Neundeut Desa Pancawati Kec. Caringin Kabupaten Bogor. Saat kejadian anak bungsunya bernama Muhammad Abil Anugrah yang baru berusia dua tahun tengah menemaninya melayani pembeli di warungnya.

Penculik yang berpura-pura membeli pisang sebanyak 8 tandan tersebut menawarkan diri meredakan tangisan Abil (korban) yang tidak mau turun dari pangkuan Mamas.

Mamas yang kerepotan memegang anaknya, akhirnya menyerahkan kepada pelaku dan kemudian pelaku membawanya naik motor milik Mamas dengan alasan agar Abil tak nangis. Seorang pelaku lagi yang membawa motor mengikuti pelaku pertama, sementara Mamas belum sadar masih tetap menyiapkan 8 tandan pisang pesanan pelaku.

Setelah sejam lebih anak dan kedua pelaku penculikan tak kunjung kembali ke warung, Mamas baru sadar bahwa anaknya diculik. Mamas pun menangis histeris sehingga tetangga dan warga lainnya berhamburan melihat kondisi Mamas.

Warga yang mendapat informasi dari Mamas langsung bergegas mencari Abil dan kedua pelaku penculikan di sejumlah tempat di sekitar kampung.

Selang beberapa lama kemudian, Adit (saksi) tetangga Mamas akhirnya menemukan Abil di pinggir jalan di Kampung Wates tengah menikmati es cream. Sementara kedua pelaku dan motor korban sudah tidak ada di lokasi ditemukannya Abil.

Melihat anaknya ditemukan, Mamas langsung menangis dan memeluk erat anaknya dengan kencang. Saat kabaronline.co.id mencoba meminta keterangan, Mamas terlihat masih syok.

LaporanFauzi

 

 

print

You may also like...