Eksekusi Latimojong Berakhir Ricuh

Aksi saling pukul dan saling dorong tak terhindarkan antara mahasiswa asal Sulewesi Selatan dengan petugas keamanan yang menjaga jalannya eksekusi bangunan asrama wisma Latimojong di Jalan DR Sumeru Kota Bogor, Kamis (27/4/2017).

Mahasiswa yang bertahan di halaman asrama tersebut menolak rencana eksekusi Pengadilan Negeri Bogor dengan menutup akses pintu masuk asrama.

Suasana makin memanas setelah sejumlah mahasiswa terus melakukan orasi penolakan, sementara pihak Pengadilan Negeri Bogor bersikukuh melakukan eksekusi sesuai dengan surat penetapan ketua PN Bogor tanggal 30 Desember 2016 nomor: 17/Pdt/Eks/2016/PN.Bgr jo No.61/Pdt.G/2012/PN.Bgr.

Entah siapa yang memulai, tiba-tiba saja aksi saling dorong di pintu masuk asrama terjadi bahkan terjadi saling pukul.  Dua unit kendaraan watercanon dan 1 unit baracuda terlihat berada di antara petugas keamanan. Mobil watercanon pun menyemprotkan air kepada mahasiswa, namun mereka tetap bertahan di pintu masuk asrama.

Tonton juga videonya:

Dinilai bisa berpotensi kerusuhan, polisi akhirnya menunda eksekusi wisma mahasiswa tersebut. “Situasi tidak memungkinkan, eksekusi ditunda. Kami tunggu mediasi,” kata Kapolresta Bogor Kota Komisaris Besar Ulung Sampurna.

reporter @pratama

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading...
Telah dilihat: 608 x
print

You may also like...