Menu

Dark Mode
Perkuat Aksi Iklim dan Konservasi Hayati, Indocement Tanam Pohon Lokal ​Kota Bogor Juara Umum POPWILDA 2026 China Klaim Ada ‘Ikan Mata-mata’ yang Pantau Perairannya China Perketat Ekspor Indium untuk Chip AI, Ini Fakta-faktanya Microsoft Akan Cabut Dukungan Office 2021, Catat Tanggalnya! Norwegia Larang Anak SD Pakai AI Agar Tak Lupa Baca Tulis

Kabar Bogor

17 Orang Tertimbun, Dedie Rachim Pantau Proses Evakuasi

badge-check


					17 Orang Tertimbun, Dedie Rachim Pantau Proses Evakuasi Perbesar

Paska longsor di Kampung Sirna Sari, RT 7/4, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu (15/3/2023) pukul 00.24 WIB, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Bogor turun langsung ke lokasi bencana untuk memantau langsung proses evakuasi korban yang masih tertimbun.

“Lima orang yang sempat tertimpa selamat, enam orang yang mengalami luka-luka dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan, dua orang meninggal dunia. Pagi ini masih tersisa empat orang masih dalam proses evakuasi bersama TNI-Polri, Tagana, BPBD, Damkar, PMI unsur wilayah dan para relawan,” kata Dedie di lokasi bencana.

Dedie pun berharap dan berdoa agar para korban yang masih dalam proses evakuasi bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Di tengah Pemkot bersama TNI-Polri dan relawan melakukan proses penanganan bencana dan evakuasi, Dedie pun berkoordinasi dengan DJKA dan PT KAI untuk segera melakukan perbaikan rel jalur Bogor-Sukabumi.

“Sehingga proses evakuasi dan bencananya kita tangani, mobilitas warga untuk pergerakan ekonomi juga bisa berjalan. Karena tidak boleh dua-duanya mandek, ekonomi tidak jalan penanganan bencana juga mandeg,” katanya.

Untuk penanganan gawat darurat kata Dedie, Pemkot melalui wilayah sudah melakukan pendataan dan langsung akan mengirimkan bantuan darurat untuk bisa segera digunakan warga. Terkait proses evakuasi warga lanjut Dedie, disiapkan hunian di rusunawa Cibuluh dan Menteng.

“Setelah dari sini Pemkot dan Forkopimda akan ke rumah sakit untuk melihat kondisi korban,” ujarnya.

Penanganan bencana dilakukan oleh Pemkot Bogor bersama TNI-Polri dan relawan sejak malam tadi. Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Theofilo Patrocinio Freitas mengatakan, proses evakuasi dilaksanakan hingga pukul 03.00 WIB.

“Iya dini hari tadi terjadi hujan cukup deras dan kondisi tanah masih labil, jadi setelah menyelamatkan korban dan evakuasi dihentikan sementara dan dilanjutkan pagi ini, kita berharap bisa terangkat pagi ini,” katanya.

Prose evakuasi kata Theo mengalami kesulitan lantaran alat berat tidak bisa masuk ke lokasi, sehingga proses evakuasi dilakukan manual.

“Medannya relatif lebih aman karena terbuka dan posisi tebingan jauh, tapi kami masih minta proses pengerjaan perbaikan rel di atas yang menggantung untuk sementara dilihat dulu sampai petugas melakukan evakuasi,” katanya.

Hingga pukul 119.30 WIB petugas gabungan masih terus melakukan evakuasi dan pencarian 4 korban yang masih tertimbun.RB.Adhiyaksa

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jenal Mutaqin Apresiasi Peran HMI MPO di Bidang Pendidikan dan Lingkungan

20 June 2026 - 13:57 WIB

Ini Langkah Awal Arwinsyah Putra Usai Terpilih Jadi Ketua Kadin

18 June 2026 - 15:15 WIB

Duta KTR Kota Bogor Dikukuhkan

17 June 2026 - 15:19 WIB

Bentuk Saka Adminduk, Pramuka Kota Bogor dan Discukcapil Teken MoU

13 June 2026 - 22:23 WIB

HJB, Imigrasi Bogor Layani 544 Pemohon Paspor

13 June 2026 - 09:43 WIB

Trending on Kabar Bogor