Menu ✖

Dark Mode
Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam Ilmuwan Temukan Sel Darah Dinosaurus di Fosil untuk Pertama Kalinya Demokrat Menang, Ratusan Proyek Data Center AI Terancam Karhutla hingga Banjir Dominasi Bencana Indonesia Sepanjang 2026 Kenapa Hacker Targetkan Kulkas Supermarket di Eropa? Ini Kata Pakar Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

Headline

Ade: Muscab PPP Lebih Demokratis dan Kekeluargaan

badge-check


					Ade: Muscab PPP Lebih Demokratis dan Kekeluargaan Perbesar

Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PPP Kota Bogor dan DPC PPP Cianjur yang digelar di Hotel Seruni Puncak diharapkan berjalan lebih demokratis dan bersifat kekeluargaan. Adanya perbedaan di partai harus menjadi pengalaman berharga bagi partai, untuk meminimalisir perbedaan dan perpecahan di tubuh partai. Demikian dikatakan Ketua DPW PPP Jawa Barat, Hj. Ade Munawaroh Yasin saat membuka Muscab, Kamis (3/11/2016).

MenurutĀ  Ade, PPP Jawa Barat sedang menggarap brand image yang baru. PPP partai islam dan Indonesia penduduknya mayoritas Islam, jadi harus menjadi perhatian semua bahwa kenapa partai Islam kurang diminati oleh umat Islam.

“PPP di Jawa Barat tengah bersiap untuk Pilkada di seluruh Jawa Barat, baik pemilihan Walikota, Bupati, Gubernur Jawa Barat, dan Pileg 2019 mendatang. Saya berpesan kepada ketua DPC Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur untuk langsung bekerja, melakukan program yang berkaitan dengan konsolidasi administrasi dan SDM jelangverifikasi partai di bulan Januari 2017 di seluruh wilayah Jawa Barat,” kata Ade.

adeSementara itu terkait Pilkada DKI Jakarta, lanjut Ade, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berkoalisi dengan Partai Demokrat (PD), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni untuk menjadi Gubernur dan Wakil DKI Jakarta.

“PPP berkoalisi dengan PD, PAN, PKB dan tak mendukung Ahok karena memiliki alasan yang jelas. PPP tak mendukung Ahok (Basuki Tjahaya Purnama) karena tak sesuai azas dan ideologi Islam yang dianut PPP. “Jadi ini bukan soal etnis atau SARA. Alasan tersebut, merupakan hasil Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP. Untuk jadi pemimpin harus beragama Islam,” katanya, usai membuka acara muscab dengan agenda memilih Ketua DPC PPP Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur periode 2016-2021.

Hadir dalam muscab tersebut Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto, Anggota DPR RI Fraksi PPP dari Dapil Kota Bogor dan Cianjur Joko Purwanto, Pengurus DPP PPP, Ketua DPW PPP Provinsi Jawa Barat, Hj. Ade Munawaroh Yasin, Ketua DPC PPP Kota Bogor demisioner Andi Surya Wijaya, Ketua DPC Kabupaten Cianjur demisioner Abdullah Bustanul Arifin, Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor Elly Halimah Yasin, Majelis Pertimbangan DPC PPP Kota Bogor KH Tubagus Kholidi, KH Humaidi, alim ulama, jajaran Wakil Ketua DPRD Kota Bogor diantaranya Heri Cahyono, Sopian dan Jajat Sudrajat, para pimpinan partai politik di Kota Bogor diantaranya Dodi Setiawan dari DPC Demokrat, ketua DPC Hanura Sumiati Eneng, sektetaris DPC PDIP Atty Somadikarya, perwakilan DPD PKS Muaz, ketua PKB Subhan Murtado, sekretaris DPD Golkar Tauhid J Tagor, para pengurus dan kader serta simpatisan partai berlambang Kabah dari daerah Kota Bogor dan Cianjur.

#pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

5 November 2026 - 15:49 WIB

Empat Emas Judo di Porprov XV Jabar 2026 Disabet Kota Bogor

5 November 2026 - 15:37 WIB

Buka OASE 2026 di UIN Jogja, Menag Nasaruddin Sebut Hilirisasi Teknologi Bisa Buat Bangkit Kejayaan Islam

4 November 2026 - 15:46 WIB

Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

4 November 2026 - 15:40 WIB

Nazmi, Pesilat Kota Bogor Lolos ke Perempat Final

4 November 2026 - 15:12 WIB

Trending on Headline