Menu

Dark Mode
Mark Zuckerberg dan Manusia Rp2.900 T Ditunjuk Jadi Penasihat Trump Tetangga RI ‘Terpanggang’ Heatwave, BMKG Ungkap Kondisi Indonesia PP Tunas Berlaku 28 Maret 2026, 8 Aplikasi Ini Wajib Blokir Akun Anak Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam

Kabar Bogor

Komisioner Banzas Kota Bogor di Tangan Kemenag

badge-check


					Komisioner Banzas Kota Bogor di Tangan Kemenag Perbesar

Sepertinya bursa Calon komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bogor lebih menarik dibandingkan dengan calon Direksi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. Buktinya hanya dalam 4 hari sejak dibuka pendaftaran yakni 10 Oktober-14 Oktober 2016, sudah tercatat ada sekitar 13 orang calon komisioner Baznas Kota Bogor.

“Alhamdulilah sejak dibuka pendaftaran sampai penutupan, ada sekitar 13 orang calon komisioner Baznas Kota Bogor yang mendaftarkan diri. Ini menandakan banyaknya orang yang peduli terhadap pengelolaan Baznas Kota Bogor,” kata Ketua Pansel Komisioner Baznas Kota Bogor Ade Sarmili kepada kabaronline.

Ade menambahkan, ke-13 calon komisioner tersebut akan mengikuti sejumlah rangkain test. Mulai dari test tertulis, test uji makalah, dan test pisikologi.

“Sesuai dengan Undang-undang no 23 tahun 2011 tentang undang-undang penyelenggaran zakat, ada sejumlah pesyaratan yang harus ditaati. Yakni persyaratan formatif dan persyaratan terukur. Persyaratan terukur seperti, berusia  minimal 40 tahun, tidak tercatat dalam pengurusan partai, tidak mendapatkan honor dari kenegaraan seperti pns dll, e-ktp,” jelas Ade.

Setelah dinyatakan lulus, pansel akan mengirimkan 10 nama sesuai rangking yang telah ditetapkan Baznas Kota Bogor ke Baznas Provinsi untuk dipertimbangkan dan diverifikasi.

“Jika Baznas Provinsi sudah mempertimbangkan dan diverifikasi, maka Baznas Kota Bogor akan mengusulkan 5 nama ke walikota untuk ditetapkan. 5 Nama itu akan mengisi posisi Ketua Baznas dan 4 Wakil Ketua,” katanya.

Lebih lanjut Ade menjelaskan, dalam pemilihan komisioner Baznas Kota Bogor terbebas dari intervensi pihak manapun, karena yang menetapkan Komisioner terpilih adalah Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Bogor via pansel.

“Pintu gerbangnya di pansel, Walikota tidak bisa mengutak atik rangking calon komisioner. Jika walikota memaksakan, akan kita tanya apa alasannya. Intinya keputusan di tangan Kemenag,” tegasnya.

Bergantinya komisioner Baznas juga berimbas kepada penggantian pegawai sekretariat Baznas Kota Bogor. Dalam surat yang dikirim dari Baznas pusat, pegawai sekretariat harus pns.

Berikut nama calon komisioner Baznas Kota Bogor yang sudah mendaftarkan diri di pansel. Rusli Saimun, Syarifuddin, Husen, Iskandar Zulkarnaen, Bambang Saputro, Ahmad Choliq Hafidz, Mas’ud, Jejen, Chotib Malik, Agus Aminsyah, Anto Apriyanto, Kundan Du’ali dan Khotimi.

#pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Libur Lebaran 1447 H, Ini Layanan Dinkes Kota Bogor

17 March 2026 - 10:24 WIB

Yantie Rachim Serukan Masyarakat Perkuat Semangat Berbagi kepada Anak Yatim

13 March 2026 - 09:55 WIB

Program Kerja 2026 Ditetapkan, Pramuka Kota Bogor Makin Tancap Gas

12 March 2026 - 20:55 WIB

Kwarran Bogor Barat Gelar Ramadan Fest 2026

12 March 2026 - 11:27 WIB

Balkot Ramadan Festival 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Layanan Publik Hadir di Balai Kota

12 March 2026 - 10:36 WIB

Trending on Kabar Bogor