Menu

Dark Mode
Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

Headline

Ngeri, Dua Pelajar Tewas Ditabrak Kereta Api

badge-check


					Ngeri, Dua Pelajar Tewas Ditabrak Kereta Api Perbesar

Naas benar nasib dua  siswa SMK Tri Dharma 4 Kota Bogor yang tewas setelah tersambar kereta commuterline tujuan Bogor-Jakarta di perlintasan kereta Kelurahan Kebonpedes, Kecamatan Tanahsareal, Rabu (14/9/2016) petang.

Kedua pelajar yang diketahui masih duduk di kelas 10 SMK Tri Dharma 4 jurusan akutansi itu bernama Erian dan Abel. Keduanya tewas di lokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan dan sulit dikenali.

Menurut saksi mata, Ridwan, sebelumnya kedua korban terlihat sedang berkumpul bersama teman-temannya di Jalan Dadali, tak jauh dari Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor. Di lokasi tersebut memang kerap kali sejumlah pelajar bergerombol sambil menunggu kendaraan.

Dari arah Jalan Pemuda muncul Satgas Pelajar yang menggunakan sepeda motor dan langsung membubarkan kumpulan pelajar tersebut karena diduga akan tawuran. Melihat kedatangan satgas pelajar, pelajar tersebut malah lari kocar kacir ke berbagai arah menyelamatkan diri agar tidak ditangkap satgas pelajar. Naasnya dua korban malah lari ke arah jalur kereta api yang berada dekat lokasi pelajar berkumpul.

“Brak, kenceng bunyinya mas. Langsung disambar kereta dari Bogor arah Jakarta. Korban meninggal di tempat,” kata Ridwan.

Selang beberapa menit kemudian, petugas kepolisian tiba di lokasi dan mencari potongan tubuh korban yang hancur. Sekitar dua jam pencarian akhirnya petugas berhasil menemukan beberapa potongan tubuh korban untuk dibawa ke  RS Bayangkara Kota Bogor.

“Lokasinya gelap mas, kan sudah magrib  jadi ga kelihatan potongan tubuhnya,” tutur petugas polisi yang enggan disebutkan namanya.

#pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia

6 May 2026 - 08:29 WIB

Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta

5 May 2026 - 08:30 WIB

Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

4 May 2026 - 22:29 WIB

May Day 2026, BPJS Ketenagakerjaan se-Jakarta Selatan Sebar Ratusan Sembako

1 May 2026 - 11:55 WIB

Wamenaker: Dunia Kerja Tak Hanya Lihat Ijazah

25 April 2026 - 10:01 WIB

Trending on Headline