Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Headline

Ngeri, Dua Pelajar Tewas Ditabrak Kereta Api

badge-check


					Ngeri, Dua Pelajar Tewas Ditabrak Kereta Api Perbesar

Naas benar nasib dua  siswa SMK Tri Dharma 4 Kota Bogor yang tewas setelah tersambar kereta commuterline tujuan Bogor-Jakarta di perlintasan kereta Kelurahan Kebonpedes, Kecamatan Tanahsareal, Rabu (14/9/2016) petang.

Kedua pelajar yang diketahui masih duduk di kelas 10 SMK Tri Dharma 4 jurusan akutansi itu bernama Erian dan Abel. Keduanya tewas di lokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan dan sulit dikenali.

Menurut saksi mata, Ridwan, sebelumnya kedua korban terlihat sedang berkumpul bersama teman-temannya di Jalan Dadali, tak jauh dari Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor. Di lokasi tersebut memang kerap kali sejumlah pelajar bergerombol sambil menunggu kendaraan.

Dari arah Jalan Pemuda muncul Satgas Pelajar yang menggunakan sepeda motor dan langsung membubarkan kumpulan pelajar tersebut karena diduga akan tawuran. Melihat kedatangan satgas pelajar, pelajar tersebut malah lari kocar kacir ke berbagai arah menyelamatkan diri agar tidak ditangkap satgas pelajar. Naasnya dua korban malah lari ke arah jalur kereta api yang berada dekat lokasi pelajar berkumpul.

“Brak, kenceng bunyinya mas. Langsung disambar kereta dari Bogor arah Jakarta. Korban meninggal di tempat,” kata Ridwan.

Selang beberapa menit kemudian, petugas kepolisian tiba di lokasi dan mencari potongan tubuh korban yang hancur. Sekitar dua jam pencarian akhirnya petugas berhasil menemukan beberapa potongan tubuh korban untuk dibawa ke  RS Bayangkara Kota Bogor.

“Lokasinya gelap mas, kan sudah magrib  jadi ga kelihatan potongan tubuhnya,” tutur petugas polisi yang enggan disebutkan namanya.

#pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

4 November 2026 - 15:40 WIB

Nazmi, Pesilat Kota Bogor Lolos ke Perempat Final

4 November 2026 - 15:12 WIB

22 Ribu BPJS PBI Warga Sleman Mendadak Nonaktif, Pasien Gagal Ginjal Terancam Tak Bisa Berobat

3 November 2026 - 17:43 WIB

DPRD DIY Sayangkan 0 Persen Anggaran untuk Warga Pinggiran Code-Winongo

3 November 2026 - 14:35 WIB

Lahan Pertanian Susut 200 Hektare Pertahun, DPRD DIY Desak Audit Pemilik Bangunan Pelanggar

2 November 2026 - 16:57 WIB

Trending on Headline