Menu

Dark Mode
Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

Kabar Bogor

Bima Kecewa Kualitas Pekerjaan Pedestrian di Bawah Standar

badge-check


					Bima Kecewa Kualitas Pekerjaan Pedestrian di Bawah Standar Perbesar

Menanggapi banyaknya laporan dan pemberitaan di media tentang kondisi pekerjaan pedestrian di sepanjang Jalan Pajajaran mulai dari eks gedung Pangrango hingga Cidangiang yang saat ini tengah berlangsung, Walikota Bogor Bima Arya langsung turun ke lokasi.

1D3_8906Bima Arya yang didampingi bawahannya langsung kecewa ketika melihat kondisi pedestrian yang ada di depan IPB. Menurut Bima, proyek ini sempat terhenti selama satu bulan. Pekerja dan vendornya bermasalah sehingga berdampak pada kualitas pengerjaan.

“Kualitas pekerjaan di bawah standar, oleh karenanya kami minta dalam waktu beberapa hari ini pengerjaannya agar dimaksimalkan,” katanya. “Pemasangan tidak rapih, tidak tuntas, dan perencanaan pun tidak matang sehingga banyak bahan yang pecah-pecah,” tambahnya dengan wajah yang terlihat kesal.

Lebih lanjut Bima mengatakan, seharusnya pengerjaan pedestrian ini sudah diperhitungkan dari awal terutama di titik-titik jalur masuk mobil. “Kalau ini sudah diperhitungkan dengan matang tidak mungkin batu andesitnya bisa pecah-pecah,” tandasnya sambil menunjuk batu andesit yang pecah-pecah.

Bima menjelaskan, pengerjaan pedestrian ini merupakan kegiatan yang didanai dan dilaksanakan pemerintah pusat dan pengawasnya pun dari pusat. Pemerintah Kota Bogor hanya memberikan bantuan teknis saja. “Akibat pengawasannya yang lemah hasilnya menjadi buruk. Saya tidak mau tahu pokoknya untuk waktu tersisa, masa perawatan pemeliharaan harus dimaksimalkan,” lanjut Bima tampak kesal.

Oleh karena itu Bima menegaskan akan melayangkan surat ke pemerintah pusat menyampaikan catatan kegiatan ini. “Kota Bogor kan terima beres, lelangnya di pusat, pemenang tendernya juga bukan dari Bogor,” pungkasnya.

#pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hut ke-50, Summarecon Gelar Operasi Katarak Gratis di Bogor

4 May 2026 - 08:34 WIB

Wujudkan Dokter Cerdas dan Masyarakat Sehat, IDI Kota Bogor Tampilkan Inovasi Digital

2 May 2026 - 12:19 WIB

Rapat Paripurna DPRD, Dedie Rachim Sampaikan Penguatan Struktur Perangkat Daerah

30 April 2026 - 08:58 WIB

Kenalkan Pasar Tradisonal Sejak Dini, Pelajar SD High Scope Indonesia Serbu Pasar Gembrong

29 April 2026 - 15:12 WIB

Ikhtiar KONI Kota Bogor Penuhi Target 100 Emas

28 April 2026 - 09:32 WIB

Trending on Kabar Bogor