Menu

Dark Mode
CAS Bagikan Ratusan Paket Makan Gratis Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker  Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid Gara-gara Debu Krakatau, Pelajar di Bogor Belajar Daring

Headline

Miris, Kab Bogor Peringkat ke-2 Pengguna Narkoba

badge-check


					Miris, Kab Bogor Peringkat ke-2 Pengguna Narkoba Perbesar

Sejumlah strategi untuk menghalau bahaya narkoba terhadap generasi muda terus dilakukan Pemkab Bogor, namun peredarannya semakin menyebar dan sulit dihentikan. Saat ini Kabupaten Bogor menjadi peringkat ke dua tertinggi se Jawa Barat setelah Kota Bandung dalam ranking peredaran dan pengguna narkotika. Momok menakutkan itu makin mendekat saat terus diperangi. Lalu bagaimana nasib anak cucu kita dari rayuan narkoba?

Hal itu diungkapkan Bupati Bogor, Hj Nurhayanti dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bogor di Masjid Az-Zikra-Sentul, Minggu (26/6/2016 ).

Terungkap juga fakta peredaran narkoba justeru semakin menjadi-jadi ketika pemerintah melakukan pemberantasan secara maksimal.

Nurhayanti mengungkapkan, untuk membantu generasi muda tumbuh sehat dan aman dari penyalahgunaan narkotika, yakni dengan langkah awal mendengar suara hati anak. Anak-anak dan generasi muda adalah tumpuan harapan bangsa yang harus dijaga agar tidak terjerumus narkoba,” ujar Nurhayanti.

Dari 5,2 juta jiwa penduduk Kabupaten Bogor, 2,1 juta diantaranya adalah kalangan anak dan remaja. Untuk itu memerangi narkoba dan memproteksi anak cucu kita, harus ada gerakan di seluruh wilayah dan pelosok Kabupaten Bogor. Sebab titik rawannya hampir di seluruh kecamatan, kata Bupati.

“Kabupaten Bogor memang dianugerahi sejumlah tempat wisata yang digandrungi wisatawan, namun sisi negatifnya ancaman peredaran narkoba dari para wisatawan juga terus mengancam warga. Kabupaten Bogor juga menjadi daerah tujuan imigran yang tak bisa dihindari. Pemerintah daerah menolak karena mereka juga dilindungi undang-undang. Ini memang PR kami,” tandasnya. #


 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek

8 September 2026 - 10:03 WIB

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid

7 September 2026 - 10:18 WIB

Gara-gara Debu Krakatau, Pelajar di Bogor Belajar Daring

6 September 2026 - 21:00 WIB

Trending on Headline