Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Headline

1 Pasien di Samarinda Sempat Hadir Seminar di Bogor

badge-check


					1 Pasien di Samarinda Sempat Hadir Seminar di Bogor Perbesar

Dinas Kesehatan Kota Samarinda kemarin mengumumkan, 18 orang masuk pemantauan, dan 3 orang masuk pengawasan virus Corona (Covid-19) dan diisolasi di RSUD AW Syachranie Samarinda. Satu dari 3 orang pasien pengawasan, pulang dari seminar di Bogor, Jawa Barat.

“Tiga pasien dalam pengawasan ini, kita rujuk ke RSUD AWS pagi ini tadi. Kesemuanya, warga Samarinda,” kata Plt Kadinkes Kota Samarinda dr Ismed Kosasih, di kantornya, Jalan Milono, Sabtu (14/3).

Ismed menegaskan, meski begitu, sejak munculnya wabah Covid-19, belum ada ditemukan kasus positif Covid-19 di Samarinda. “Itu yang paling penting,” ujar Ismed.

Di kesempatan yang sama, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Samarinda dr Osa Rafshodia menjelaskan, 1 dari 3 pasien pengawasan, sebelumnya menghadiri pertemuan di Bogor, Jawa Barat.

“Dua orang lainnya, kontak dengan yang pulang dari Bogor ini. Tidak ada kontak dengan orang asing. Jadi, ada 3 pasien pengawasan. Sampelnya, dikirim tadi pagi ke laboratorium,” ujar Osa.

Ditanya merdeka.com soal 1 warga Samarinda yang pulang dari Bogor, adalah satu tempat pertemuan bersama warga positif Covid-19, dan meninggal Kamis (13/3) kemarin di RSUD dr Moewardi (RSDM) Solo, Osa tidak mengomentari.

“Saya tidak komentar kaitan dengan pasien di Solo. Yang jelas (1 warga Samarinda) hadir di Bogor,” ungkap Osa.

Osa menegaskan, sampel yang diperiksa saat ini, hasilnya bisa diketahui lebih cepat. Bahkan, bisa dalam 1×24 jam. “Untuk observasi bisa 14 hari, bisa kurang dari 14 hari,” jelas Osa.

Osa juga menerangkan, dengan begitu, anggota keluarga dari 3 pasien pengawasan itu, juga sedang dalam pemantauan Covid-19. “Hari ini, 18 orang dalam pemantauan, dam 3 orang dalam pengawasan.

Untuk diketahui, per Jumat (13/3) kemarin, warga Samarinda dalam pemantauan di Samarinda hanya 8 orang, karena usai bepergian dari luar negeri. Dengan begitu, terjadi penambahan 10 orang dalam pemantauan dan 3 orang baru langsung masuk pengawasan dan diisolasi di RSUD AW Syachranie.

sumber merdeka.com

foto merdeka.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tantan Sodorkan Program Creative Hub Hingga 1.000 UKW Gratis

3 August 2026 - 20:49 WIB

Parkir Badan Jalan, Dishub Kota Bogor Soroti Valet Parkir Aroem Resto dan Cafe Bogor

27 July 2026 - 09:36 WIB

Empat Isu Strategis Jadi Bahasan di Rakorkomwil III Apeksi

23 July 2026 - 22:01 WIB

Tingkatkan Keandalan Listrik Lewat Inovasi Digital, PLN UPT Cirebon Kembangkan Ekosistem TRION

15 July 2026 - 16:05 WIB

Lagi, BPJS Ketenagakerjaan Raih Gold Awar

15 July 2026 - 12:27 WIB

Trending on Headline