Menu

Dark Mode
5 Tanaman Unik dan Aneh di Dunia Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026 BNN DAN AFP SEPAKAT PERKUAT KEMITRAAN LAWAN ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA Kota Bogor Perkuat Transformasi Pemerintahan Digital, Dedie Rachim: Basis Pelayanan Publik yang Akuntabel dan Transparan Dedie Rachim Tinjau Sekretariat DPRD Kota Bogor, Dorong Penataan Aset Lebih Optimal Pemerintah Terus Dorong Penurunan Angka Stunting di Daerah

Kabar Politik

Zainal Abidin Soroti Sistem Pengolahan Sampah di TPAS Galuga

badge-check


					Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin soroti sistem pengelolaan sampah, pasca kejadian di TPA Galuga yang menelan korban jiwa dari petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor. (Foto: Rheynaldhi) Perbesar

Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin soroti sistem pengelolaan sampah, pasca kejadian di TPA Galuga yang menelan korban jiwa dari petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor. (Foto: Rheynaldhi)

Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin soroti sistem pengelolaan sampah, pasca kejadian di TPA Galuga yang menelan korban jiwa dari petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor.  Pemerintah Kota Bogor harus segera memperbaiki sistem pengelolaan sampah di Kota Bogor. Sehingga timbulan sampah yang dikirimkan ke TPA Galuga bisa lebih terkendali.

“Ini kan gambaran bagaimana pengelolaan sampah yang kurang baik. Sehingga timbulan sampah meningkat dan menyebabkan adanya kejadian kemarin,” kata Zenal, Rabu (13/8/2025).

Zenal meminta Pemkot Bogor untuk kembali fokus kepada pengolahan sampah yang berawal dari wilayah setingkat RW. Keberadaan TPS-3R juga diharapkan bisa dimaksimalkan oleh Pemkot Bogor sebagai tempat pengelolaan sampah, sehingga mengurangi jumlah timbulan sampah yang dikirim ke Galuga.

Lebih lanjut, Zenal juga mempertanyakan dimana program-program pengolahan sampah menjadi sumber energi yang dulu sempat dijanjikan.

Zenal juga menilai, aset bidang tanah yang ada di sekitar TPA Galuga harus segera dimaksimalkan. Dimulai dengan pembangunan buffer zone sampai perluasan lahan untuk menimbun sampah.

“TPS-3R yang dulu menjadi ujung tombak kita untuk mengelola sampah harus diaktifkan kembali. Jadi jumlah sampah yang diolah di dalam kota bisa meningkat dan mengurangi jumlah sampah yang dikirim ke Galuga,” jelasnya.

Selain itu, penggunaan TPA Lulut-Nambo juga harus segera diaktifkan jika skenario penggunaan TPA Galuga sudah tidak memungkinkan. Sehingga Zenal pun meminta agar Pemkot Bogor segera terbuka terkait penggunaan APBD Kota Bogor untuk tipping fee ke dua TPA yang ada.

“Semua skenario dan kemungkinan harus bisa dijalankan agar tidak ada lagi kejadian serupa dan ini adalah peringatan bagi kita semua,” pungkasnya. Rheynaldhi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA: Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu

16 September 2026 - 12:13 WIB

DPRD dan Kajari Kota Bogor Sepakat Perkuat Kolaborasi

15 September 2026 - 09:07 WIB

H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat

13 September 2026 - 19:15 WIB

​Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027

10 September 2026 - 19:47 WIB

DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus pada Masa Sidang Ketiga 2026

1 September 2026 - 09:20 WIB

Trending on Kabar Politik