Menu ✖

Dark Mode
YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Lebih Peduli Kesehatan Lewat Pink Run 2026 Sempat Tertinggal, Tim Futsal Kabupaten Bogor Kalahkan Kota Cirebon Lawan Kabupaten Bogor, Basket Putri Kota Tasikmalaya Bertekuk Lutut Diikuti 250 Petarung, B2 Unleashed Diapresiasi Wakil Wali Kota Bogor No Hoax, Trase Baru Jalan Batutulis Resmi Dibuka 24 Jam Sumber Duit Baru Indosat Laku Keras, 9 Bulan Tembus Rp 900 Miliar

Kabar Bogor

YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Lebih Peduli Kesehatan Lewat Pink Run 2026

badge-check


					Lapangan Sempur hingga pedestrian Sistem Satu Arah (SSA) Kota Bogor menjadi lautan pink, Sabtu (31/10/2026). (photo : kominfo) Perbesar

Lapangan Sempur hingga pedestrian Sistem Satu Arah (SSA) Kota Bogor menjadi lautan pink, Sabtu (31/10/2026). (photo : kominfo)

Kota Bogor – Lapangan Sempur hingga pedestrian Sistem Satu Arah (SSA) Kota Bogor menjadi lautan pink, Sabtu (31/10/2026). Suasana tersebut mewarnai kegiatan Pink Run 2026 yang digelar Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Bogor.

Mengusung tema “Ribuan Langkah untuk Perempuan Lebih Sehat, Lebih Berdaya”, kegiatan ini diikuti penyintas kanker, peserta dari masyarakat umum, serta berbagai komunitas lari dengan total peserta sebanyak 1.350 orang.

Digelar secara gratis, kegiatan fun run 5K ini dimulai dari Taman Ekspresi, mengitari sebagian Lapangan Sempur, kemudian menuju terowongan Jembatan Sempur dan memutari kawasan Sistem Satu Arah (SSA), sebelum kembali ke Taman Ekspresi.

Pink Run 2026 menjadi puncak rangkaian Bulan Peduli Kanker Payudara (Breast Cancer Awareness Month) 2026 dengan tagline RUN · CHECK · CARE FOR BRIGHTER TOMORROWS.

Sebelumnya, pada 1 – 23 Oktober 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis di sejumlah wilayah. Rangkaian kegiatan tersebut mencapai puncaknya bersamaan dengan pelaksanaan Pink Run di Taman Ekspresi, Sempur.

Ketua YKI Cabang Kota Bogor sekaligus pencetus Pink Run, Yantie Rachim, mengatakan melalui kegiatan ini YKI mengajak masyarakat menjadikan gaya hidup aktif dan pemeriksaan payudara secara rutin sebagai kebiasaan.

Gerakan tersebut lahir dari kepedulian terhadap masih banyaknya kasus kanker payudara yang baru terdeteksi ketika memasuki stadium lanjut.
Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang banyak dialami perempuan Indonesia. Padahal, apabila ditemukan sejak dini, peluang kesembuhan akan jauh lebih besar.

“Karena itu, YKI Kota Bogor ingin deteksi dini menjadi gerakan bersama, bukan sekadar imbauan. Kami sengaja membuat Pink Run gratis dan terbuka untuk semua. Kami ingin ibu-ibu, remaja putri, keluarga, hingga komunitas lari datang dan bergerak bersama. Setiap langkah ini adalah pesan bahwa perempuan Bogor peduli pada kesehatannya. Lari hari ini, periksa hari ini, peduli setiap hari,” ucap Yantie Rachim.

Ia menegaskan, Pink Run bukan sekadar ajang berlari, melainkan gerakan kebersamaan untuk menunjukkan kepedulian dan dukungan kepada para penyintas kanker.

“Kita peduli kita hadir. Dan dari sini tidak ada seorangpun pejuang kanker yang berjuang sendirian,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga dapat mengakses berbagai layanan dan fasilitas kesehatan, mulai dari medical check-up, berbagai stan pendukung, stan makanan dan minuman (food and beverage/F&B), stan kesehatan, pemeriksaan payudara klinis (Sadanis), hingga ultrasonografi (USG).

Yantie Rachim mengatakan, setiap perempuan berhak mengetahui kondisi kesehatannya sebelum terlambat.

“Semangat itulah yang menggerakkan Yayasan Kanker Indonesia Cabang Kota Bogor bersama Dinas Kesehatan, rumah sakit, puskesmas, berbagai organisasi, komunitas, sponsor, serta mitra pendukung menggelar kegiatan ini. Karena perkembangan acara ini tidak lepas dari dukungan tulus para sponsor, mitra, relawan, dan seluruh panitia,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendampingi para pejuang kanker dengan kasih sayang dan kepedulian.

“Mari kita jadikan Kota Bogor yang sehat dan peduli,” tutupnya.

Ketua Panitia Pink Run 2026, dr. Annisa Nurditasari Hadiwinata, menambahkan bahwa Pink Run menjadi salah satu cara untuk merayakan keberanian perempuan yang telah memeriksakan kesehatannya sekaligus mengajak perempuan lainnya untuk melakukan hal serupa melalui gerakan aktif, pemeriksaan, dan kepedulian bersama.

“Itu juga sejalan dengan misi ‘Untuk Perempuan Lebih Sehat, Lebih Berdaya’. Pink Run menegaskan empat pilar gerakan YKI, yaitu Prevent, Detect, Support, dan Empower,” ucapnya. kmf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

No Hoax, Trase Baru Jalan Batutulis Resmi Dibuka 24 Jam

31 October 2026 - 23:33 WIB

UMKM Pilih Tarik Diri, Om Wawes Sampai Tipe-X Batal Manggung di RANS Carnival Sleman

31 October 2026 - 17:05 WIB

Tutup PRB 2026, BPBD Kota Bogor Gelar Aksi Hijau

31 October 2026 - 15:03 WIB

Siaga Hadapi Risiko, 20 Sekolah di Kota Bogor Jadi Pionir dan Cetak Sejarah Baru 

31 October 2026 - 14:56 WIB

Gerakan Peduli Kanker Payudara di Kota Bogor Raih Dua Rekor MURI

31 October 2026 - 10:42 WIB

Trending on Kabar Bogor