Menu

Dark Mode
Insan Pers Apresiasi Turnamen Tenis Meja PWI Kota Bogor di Momen HPN 2026 Satukan Insan Pers, PWI Kota Bogor Gelar Turnamen Tenis Meja Preorder Tecno Camon 50 Dibuka, Bonus Menggoda & Bocoran Spek Duel 50 Menit! Lele Raksasa Nyaris 3 Meter Ditaklukkan Hollywood Terancam Punah? AI China Bisa Buat Video Ultra Realistis Arsip Email Epstein Dirangkum Jadi Jikipedia, Akurat Nggak?

Kabar Lifestyle

Visa Ditolak, Presiden Palestina Manfaatkan Teknologi untuk Pidato di PBB

badge-check


					Presiden Palestina Mahmud Abbas. Foto: Vyacheslav Prokoftev/Sputnik/AFP/Getty Images Perbesar

Presiden Palestina Mahmud Abbas. Foto: Vyacheslav Prokoftev/Sputnik/AFP/Getty Images

Dalam sidang PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa) mendatang, Presiden Palestina Mahmud Abbas dicekal Amerika Serikat dengan penolakan visa. Akan tetapi, teknologi membantunya untuk tetap bersuara.

“Negara Palestina dapat mengirimkan pernyataan Presidennya yang telah direkam sebelumnya, yang akan diputar di Ruang Sidang Umum,” menurut keterangan PBB.

Melansir Al Jazeera, pidato-pidato Majelis Umum dijadwalkan dimulai pada hari Selasa waktu setempat setelah para pemimpin berkumpul pada hari Senin untuk menghadiri pertemuan puncak. Pertemuan ini diselenggarakan oleh Prancis dan Arab Saudi yang bertujuan untuk membangun momentum menuju solusi dua negara (two-state solution) antara Israel dan Palestina.

“Gaza adalah isu nomor satu di Majelis Umum PBB,” lapor Editor Diplomatik Al Jazeera James Bays dari New York.

“Semua pemimpin datang ke sini dan menyampaikan pidato mereka. Namun pada kesempatan ini… visa Mahmud Abbas ditolak… yang sangat tidak biasa,” ujarnya.

Bays mengatakan bahwa suara mayoritas yang mendukung Abbas berpidato di Majelis Umum PBB melalui video merupakan ‘gambaran opini internasional tentang Palestina dan Gaza’. Ini pun menunjukkan bahwa saat ini sangat sedikit negara yang mendukung Israel dan AS.

Duta Besar Palestina Riyad Mansour pun berkomentar mengenai penolakan visa itu dan menyebutnya sebagai penyalahgunaan wewenang dan hukuman bagi Negara Palestina yang seharusnya tidak terjadi. Mansour menambahkan bahwa Palestina tidak akan mengalah sedikit pun dalam haknya untuk berpartisipasi penuh di PBB.

Debat Umum Tingkat Tinggi PBB akan dimulai pada 23 September ini di New York, AS. Rangkaian Sidang Majelis Umum PBB ke-80 ini telah dibuka sejak 9 September lalu.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Preorder Tecno Camon 50 Dibuka, Bonus Menggoda & Bocoran Spek

16 February 2026 - 19:03 WIB

Duel 50 Menit! Lele Raksasa Nyaris 3 Meter Ditaklukkan

16 February 2026 - 18:59 WIB

Hollywood Terancam Punah? AI China Bisa Buat Video Ultra Realistis

16 February 2026 - 18:55 WIB

Arsip Email Epstein Dirangkum Jadi Jikipedia, Akurat Nggak?

15 February 2026 - 21:01 WIB

Pengakuan Spotify: AI Ambil Alih Pengembangan Aplikasi

15 February 2026 - 20:57 WIB

Trending on Kabar Lifestyle