Video Rumah Puan Maharani Dibakar Masih Ramai Diperbincangkan. Ini Fakta Sebenarnya

Meski sudah beberapa pekan beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan kericuhan aksi anarkis massa yang menolak pengesahan UU Cipta Kerja, namun masih ramai diperbincangkan warga. Di video yang beredar di media sosial disebutkan jika pendemo tengah membakar rumah yang disebut milik ketua DPR RI Puan Maharani, yang juga puteri dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Dilansir dari situs Kominfo, Setelah ditelusuri lebih lanjut, klaim rumah Ketua DPR RI Puan Maharani dibakar pendemo adalah salah alias hoax. Faktanya, video tersebut adalah kericuhan di depan kantor DPRD Kota Malang saat aksi menolak pengesahan RUU Ciptaker.

Dilansir dari Sriwijaya Post, sebelumnya Akun instagram Puan Maharani @puanmaharaniri mendadak dibanjiri komentar netizen bahkan selebgram pasca-insiden mikrofon mati di tengah Rapat Paripurna Pengesahan Omnibus Law RUU Cipta Kerja, Senin (5/10/2020).

Aksi Puan Maharani selaku Pimpinan DPR yang diduga mematikan mikrofon saat Fraksi Partai Demokrat menyampaikan interupsi ternyata berbuntut panjang.

Namun menurut pantauan Tribunnews.com, Kamis (8/10/2020), tidak hanya masyarakat para selebgram pun juga turut serta meramaikan kolom komentar Puan Maharani. Tampak selebgram dengan tanda centang biru, juga seorang Youtuber Yusi Fadila, @yusifadila96.

“Oh ini perempuan yang matiin microphon pas ada anggota yang mau berpendaapat menyuarakan rintihan rakyat ‼️…” tulis Yusi Fadila di kolom komentar Puan Maharani.

Sontak komentarnya tersebut mengundang like sebanyak 125 Ribu lebih serta komentar 1.500 lebih. Rupanya tidak hanya Yusi namun juga Selebgram lainnya yakni Amel D, di mana dikenal sebagai Lady Rocker Asal Indonesia yang Viral dengan Single I’m Your Rain.
Di instagram Puan Maharani, Amel D menuliskan komentar bernada konotatif.

Senada dengan Yusi, komentar akun Instagram Amel D tersebut pun mengundang komentar serta like dari warganet. Dan juga seorang pria selebgram dengan akun instagramnya @mister_randii, dengan pengikutnya yang mencapai 1 Juta follower. Dirinya pun menulis komentar bernada netral.
“Ada apa niihhhh,” tulisnya.

Kata DPR Soal Puan Maharani

Seperti diketahui sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar menyampaikan, aksi Puan Maharani mematikan mikrofon saat Fraksi Partai Demokrat menyampaikan interupsi bertujuan untuk menjaga ketertiban peserta rapat saat menyampaikan pendapat.

“Semua diberikan waktu untuk berbicara, bergantian. Jika sampai dimatikan mikrofonnya, itu hanya untuk menertibkan lalu lintas interupsi, pimpinan punya hak mengatur jalannya rapat,” kata Indra dalam keterangan tertulis, Selasa (6/10/2020).

Indra mengatakan, Rapat Paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin. Aziz, kata Indra, sempat beradu pendapat dengan anggota Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman. Menurut Indra, Benny merasa tidak diberikan hak berbicara.

Sementara itu, Azis menyatakan bahwa Fraksi Partai Demokrat sudah diberi tiga kali kesempatan berbicara dalam rapat paripurna tersebut yaitu, Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Marwan Cik Hasan, dan anggota Fraksi Demokrat Irwan Fecho dan Didi Irawadi.
Indra menilai, dalam konteks tersebut pimpinan rapat tidak berupaya menghalangi Fraksi Partai Demokrat untuk menyampaikan pendapat.

sumber sriwijayapos/tribunnews.com

Editor: Adi Kurniawan

image_pdfimage_print
Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *