Usmar Mundur dari Demokrat

Keputusan Partai Demokrat menyerahkan SK rekomendasi calon pasangan walikota/wakil walikota Bogor kepada calon eksternal partai (Bima Arya dan Dedie A Rachim), mendapat berbagai tanggapan. Bahkan berita mengejutkan datang dari Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Kota Bogor Usmar Hariman.

Usmar yang sebelumnya disebut sebagai calon walikota Kota Bogor dari Partai Demokrat, tiba-tiba saja menyatakan mengundurkan diri sebagai Ketua DPC PD Kota Bogor.

usmar-mundur“Saya menyatakan mundur setelah melihat dinamika yang sungguh luar biasa baik dari internal maupun pengaruh dari eksternal partai. Setelah melalui berbagai pertimbangan dan masukan unsur partai dan elemen masyarakat, saya memutuskan mundur dari jabatan saya sebagai Ketua DPC PD Kota Bogor dan sebagai kader Demokrat. Surat pengunduran diri telah saya tandatangai dan akan segera dikirimkan ke DPP,” kata Usmar, Senin (8/1/2018).

Paska pengunduran diri ini, lanjut Usmar, dirinya akan fokus mengabdikan diri di Pemerintahan Kota Bogor sebagai Plt wali kota Bogor.

“Saya tidak ingin ada dua matahari di Demokrat Kota Bogor, untuk itu saya memberikan kesempatan kepada teman-teman yang merasa nyaman dengan pola intervensi eksternal partai. Kalau saya pribadi tidak merasa nyaman, karena saya paham berorganisasi. Saya sendiri paska mundur, akan menjalankan pekerjaan saya sampai selesai masa jabatan,” jelasnya.

Ketika ditanya akan diarahkan kemana masa pendukungnya, Usmar mengaku masih akan  melihat perkembangan paska pendaftaran calon walikota/wakil walikota Bogor yang dibuka sejak 8 hingga 10 Januari 2018.

“Kalau sekarang belum ada yang mendaftar calon walikota/wakil walikota, jadi belum ketahuan. Mungkin nanti setelah pendaftaran ditutup, baru saya bisa menentukan akan dibawa kemana masa pendukung saya,” katanya sambil tersenyum.

reporterpratama

print

You may also like...