Keberadaan ular sebesar pohon di dekat Pintu Air Karet Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang sempat menggegerkan masih membuat rasa takut warga sekitarnya.
Setelah menampakkan diri pada Selasa (9/2/2021) siang, ular sepanjang 10 meter itu hilang dan diduga menyelinap masuk ke rongga bebatuan.

Menurut Agus Gunawan (27), warga setempat, dirinya takut terhadap ular tersebut karena belum ditangkap.
“Takut, karena belum ditangkap ya jadi kepikiran itu ular pergi ke mana,” kata Agus, sapaannya, saat dihubungi TribunJakarta.com, Rabu (10/2/2021), seraya menambahkan bahwa ular itu perginya terakhir ke lubang-lubang pinggir kali.
Agus berharap ular sebesar pohon itu sebaiknya cepat diamankan. “Karena kalau belum ditangkap gelisah juga, takut ada anak kecil main di pinggir kali terus ada ular, bisa berabe (repot),” imbuhnya.
Sebelumnya, diperhatikan rongga yang diduga jadi tempat persembunyian ular sebesar pohon yang belakangan viral di media sosial itu. Dipandang mata, rongga tersebut semakin jauh tentu tampak gelap. Warga setempat tidak mengetahui ujung rongga tersebut mengarah ke mana.
“Tidak tahu nih sampai mana ujungnya,” kata Rizal, warga setempat di lokasi.
Dia pun membenarkan adanya ular tersebut yang menggegerkan warga setempat. “Benar ada. Ularnya segede pohon, tadi siang munculnya,” tegas Rizal.
Video kemunculan ular itu pun viral di media sosial. Sayangnya Rizal tidak mengetahui siapa yang merekam video tersebut.
“Kalau yang melihat ularnya memang beberapa orang saja. Tapi yang merekam saya tidak tahu,” ujarnya.
Dikatakannya, ular tersebut kini bersembunyi di balik celah bebatuan. Dan Rizal memperkirakan ular itu sedang mengumpat di lubang-lubang batu itu. “Panjangnya kira-kira sepuluh meter, besar banget,” kata dia.
Kini, warga setempat masih menanti kemunculan ular tersebut. Mereka duduk di pinggir kali sembari melihat-lihat lubang bebatuan. Lokasi kemunculan ular ini berada di dekat antara Pintu Air Karet dan Rumah Susun Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Sementara itu Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Asril Rizal, mengatakan pihaknya telah berusaha menangkap ular tersebut.
“Tapi saat petugas ke sana, ularnya sudah tidak ada,” kata Asril, kemarin (Selasa, 9/2/2021), seraya mengaku ular itu masuk ke gorong-gorong dan sulit dijangkau.
Sumber: Tribun Jakarta
Editor: Adi Kurniawan














