Menu

Dark Mode
Luncurkan Alapadu Wara Wiri, BKPSDM Jemput Bola ke ASN Pemkot Ajak Konsistensi Jaga Kebersihan Kota Bogor April Sudah Masuk Kemarau, Kenapa Masih Hujan Deras? Tentara Israel Akui Iron Dome Cs Gagal Bendung Rudal Iran Unik! Astronaut Artemis II Tidur di Luar Angkasa Mirip Kelelawar Satelit NASA Ungkap Tembok Hijau China Menjinakkan Gurun

Kabar Bogor

Tradisi Ziarah di Makam Romo Sulton Ali Ahmad bin Jaiman

badge-check


					Tradisi Ziarah di Makam Romo Sulton Ali Ahmad bin Jaiman Perbesar

Kota Bogor memang menjadi salah satu kota yang kaya sejarah dan adat istiadat, salah satunya tradisi ziarah rutin ke makam keramat Romo Sulton Ali Ahmad bin Jaiman di Kp. Cipaku haji RT02 RW 07 Kel. Cipaku Kec Bogor Selatan Kota Bogor di setiap tanggal 16 dan 17 Agustus.

Tak sedikit warga yang datang dari jauh, seperti dari Karawang dan sekitarnya, berziarah ke makam ini. Sebelumnya mereka mengawalinya dengan mandi di sumber nata air Cilkaliwara, Curug Paku Haji dan pancuran mas yang di keramatkan. Kegiatan ini sudah berlangsung puluhan tahun silam  dan biasanya kegiatan ziarah bersama ini dipandu juru kunci yang akrab di panggil teh Nur.

Menurut Ketua RW 07 Aulia, masyarakat di sana di setiapp tanggal 16 dan 17 Agustus disibukan dengan kedatangan para peziarah yang datang dari jauh. Bahkan sekitar 17 bis dan 30 mobil kecil datang ke lokasi tersebut.

“Warga membentuk panitia kecil untuk membantu memperlancar acara tersebut. Salah satunya untuk mengatur parkiran kendaraan peziarah,” kata Aulia didampingi Okay, koordinator lapangan di lokasi ziarah.

Kehadiran peziarah lanjut Aulia, membuka peluang pedagang musiman berdagang di lokasi sehingga menambah ekonomi rakyat.

“Semoga bisa dibantu difasilitasi oleh pemerintah, sehingga bisa menambah peziarah datang ke lokasi,” katanya.

Sementara itu juru kunci (kuncen) beserta masyarakat Cipaku Haji, berharap makam keramat dan air kahuripan tersebut dilindungi undang-undangan dan terdaftar di Disparbud sebagai situs sejarah.

“Mudah-mudahan lokasi ini bisa masuk ke situs sejarah, sehingga keberadaannya bisa diketahui dan dipelihara dengan baik,” harapnya.

Harapan  kuncen dan masyarakat Cipaku Haji senada dengan Sekjen Kandaga Urang Sunda, R Gugum Gumelar. Menurutnya masih banyak tempat-tempat bersejarah, yang harus mendapat perhatian pemerintah dalam hal ini Disparbud.

“Harusnya mendapat perhatian Disparbud, karena ini salah satu objek wisata sejarah,” katanya.

Penulis Pratama 

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Luncurkan Alapadu Wara Wiri, BKPSDM Jemput Bola ke ASN

7 April 2026 - 21:39 WIB

PDIP Kota Bogor Terima SK Pengurus

7 April 2026 - 08:58 WIB

Komdigi: Rating Gim IGRS di Steam Bukan Klasifikasi Resmi

6 April 2026 - 14:39 WIB

Gelar Diskusi Lintas Agama, PIKI Perkuat Sinergi Wujudkan Depok Kota Toleran

4 April 2026 - 22:07 WIB

Drone 360 Antigravity A1 Tawarkan Sensasi Terbang Tanpa Tuas

4 April 2026 - 19:27 WIB

Trending on Kabar Bogor