Kota Bogor– Tembok Penahan Tanah (TPT) di Kota Bogor ambruk dan menelan korban jiwa seorang wanita bernama Aminah (54), warga Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor Kamis (29/1/2026) malam.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko menjelaskan kronologi. Kejadian bermula sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, almarhumah baru saja keluar ke teras rumahnya yang berseberangan langsung dengan jalan setapak dan tebingan TPT setinggi kurang lebih 3 meter.

”TPT tersebut ambrol, kemungkinan akibat intensitas hujan yang tinggi sejak pagi hingga waktu kejadian, dan langsung menimpa korban,” ujar Dimas.
Dimas menambahkan, proses evakuasi dilakukan secara intensif oleh potensi gabungan bersama warga sekitar. Setelah berhasil dievakuasi dari material longsor, korban segera dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Melania.
“Pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia,” kata Dimas.
Menurut Dimas, sejumlah pejabat Pemerintah Kota Bogor, termasuk Wakil Wali Kota, Sekda, serta Aspem Kesra, telah mengunjungi rumah duka untuk menemui keluarga korban.
”Tadi baru saja bergeser bersama Pak Wakil, Pak Sekda, dan Pak Aspem untuk menemui keluarga. Saat ini jenazah sedang dipersiapkan untuk dimandikan dan disalatkan, rencananya pemakaman akan dilakukan besok pagi,” tambahnya.
Pihak BPBD lanjut Dimas, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di area rawan bencana longsor, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.
“Sama-sama kita doakan, semoga almarhumah husnul khotimah,” pungkasnya.
Rheynaldhi














