Menu

Dark Mode
Maling Kabur Pakai Taksi Robot Waymo, Sudah 6 Bulan Belum Tertangkap Ketika Sang Bapak AI Malah Cerita Seram Sambil Kasih Peringatan Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini Komdigi Tegaskan Aturan Pembatasan Akses Medsos Anak Bukan Larangan Pria Jarang Bergerak Rentan Alami Gangguan Saluran Kemih Optimalkan Aliran Air 24 Jam, Tirta Pakuan Lakukan Komisioning

Headline

Test Swab Mandiri, Rektor IPB Positif Covid 19

badge-check


					Test Swab Mandiri, Rektor IPB Positif Covid 19 Perbesar

Rektor IPB Arif Satria, mengumumkan dirinya positif Covid-19. Arif menyatakan hal ini setelah ia berinisiatif melakukan tes swab mandiri, pada Jumat 18 September 2020 dan hasilnya dinyatakan positif.

Arif meminta pihak IPB untuk lebih memperketat pengawasan masuk ke lingkungan kampus. “Meski positif, fisik saya dalam keadaan baik. Saya tetap beraktivitas dan melaksanakan tanggungjawab, melalui koordinasi virtual,” kata Arif melalui pesannya, Sabtu 19 September 2020.

Arif Satria mengatakan di tengah aktivitasnya yang padat itu selaku rektor IPB, dia akan melaksanakan protokol kesehatan untuk isolasi mandiri sampai dengan dinyatakan sembuh.

Arif menyebut untuk memperketat kawasan kampus IPB, melalui pertimbangannya dia pun memutuskan untuk memperpanjang dan memperketat Masa Pembatasan Masuk Kampus, terhitung 14 hari sejak hari ini, Sabtu 19 September 2020.

“Saya mengerti dan memahami bahwa hal ini sangat berat bagi semua, untuk itu saya mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” kata Arif.

Padahal sebagai kampus terbesar dan sering melakukan pelbagai inovasi termasuk melakukan penelitian terhadap vaksin Covid-19, Arif mengatakan IPB sudah melakukan pelbagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di kampus dengan pengetatan protokol kesehatan.


Baca juga:Viral Tendangan Tanpa Bayangan Oknum Satpol PP, HMI MPO Cabang Bogor Lapor Polisi


Bahkan Arif mengaku telah menjalankan arahan Gubernur Jawa Barat, Wali Kota dan Bupati Bogor untuk kembali menerapkan pembatasan masuk kampus IPB.

“Sebab kondisi ini lah, saya putuskan memperpanjang masa pembatasan masuk kampus dan minta diperketat,” ucap Arif.

Arif mengatakan dalam kondisi penyebaran Covid-19 masih tinggi dan risiko penularannya juga tinggi, dia menghimbau kepada seluruh warga dan khususnya civitas akademik IPB untuk lebih menjaga kesehatan dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Mohon doanya semoga Allah memberi karunia kesehatan, dan saya pun mendoakan agar kita semua senantiasa dianugerahi kesehatan, sehingga kita bisa terus beraktivitas, berinovasi dan saling menginspirasi,” kata Arif.

Sumber dan foto kumparan

Editor aldhoherman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PKK Kelurahan Cipete Utara Dukung Gerakan RT/RW Sadar BPJS Ketenagakerjaan

11 June 2026 - 15:30 WIB

Sinergi Tanpa Batas: BPJS Ketenagakerjaan, Jasa Raharja, dan Polri Perkuat Kolaborasi Demi Layanan Prima Korban Kecelakaan Kerja

10 June 2026 - 14:41 WIB

Resmi Pertamax Naik Jadi Rp 16.250

10 June 2026 - 07:19 WIB

Wamenaker: Kerja di Hari Libur Nasional Wajib Bayar Lembur

26 May 2026 - 21:12 WIB

Tersangka Buang Tubuh Wanita dari atas Tol Kayumanis, Karena Sakit Hati

25 May 2026 - 18:50 WIB

Trending on Headline