Tekan Pelanggar PSBMK, Bima dan Tim Elang Sidak Cafe dan Restoran

Tim Elang Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Bogor didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya melakukan pengawasan cafe dan restoran di kawasan Kecamatan Tanah Sareal, Bogor Tengah dan Bogor Utara pada Rabu (16/9/2020) siang. Alhasil hari kedua tim Elang berpatroli ini, masyarakat, restoran juga cafe sudah semakin patuh dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Koordinator Tim Elang, Bagus Maulana Muhammad mengatakan, dalam rangka pengawasan tim Elang bergerak dihari kedua dengan dipantau langsung dan ditemani oleh Wali Kota Bogor Bima Arya.

“Saat patroli tadi ada beberapa tempat yang tadi kami datangi, kami berikan pengertian secara persuasif. Alhamdulillah mereka semua bisa memahami dengan baik mungkin nanti saat weekend challengenya akan lebih besar. Karena pengunjung ramai di hari-hari libur ya hari Sabtu dan hari Minggu,” ungkap Bagus kepada wartawan usai patroli.

Bagus melanjutkan, kenapa weekend yang diantisipasi, karena diperkirakan beberapa masyarakat atau warga di Jakarta yang tidak bisa makan-makan atau nongkrong di Jakarta mungkin akan larinya ke Kota Bogor. Karena disini hanya dibatasi tidak dilarang.


Baca juga: Gara-gara Iron Man, Odading Mang Oleh Viral


“Karena itu kita harus antisipasi, minimal menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Khususnya ditempat-tempat keramaian seperti restoran dan cafe ini,” tambah Bagus yang juga Ketua KNPI Kota Bogor.

Bagus juga menjelaskan, hasil monitoring hari ini juga di beberapa tempat ada yang masih patuh dan di beberapa tempat ada yang sudah mulai males-malesan memakai maskernya. Maka dari itu dari tim Elang yang pertama itu mengingatkan dahulu, kemudian kalau masih abai baru diingatkan tentang sanksi-sanksi yang akan diberikan kepada pelanggar.

“Ketiga kalau masih banyak yang mengabaikan tentunya kepada pelaku usaha nya. Untuk pelaku usaha khususnya kami juga teliti sejauh mana mereka menerapkan setengah dari kapasitas dari tempat usaha mereka,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, untuk restoran dan cafe di Kota Bogor yang ramai itu hari Sabtu-Minggu, tetapi dihari biasa saja tadi diemukan ada pengunjung yang dari Depok Sawangan serta Jakarta. Akan dikuatkan pengawasan di hari Sabtu dan Minggu tujuannya adalah untuk memastikan tidak ada penumpukan.

“Saya sangat bersyukur sekali dalam penerapan sanksi dilakukan teguran terlebih dahulu, kemudian dicatat. Nanti ada mekanismenya jadi dicatat dulu pelanggaran yang ada, kemudian dilaporkan ke supervisor tim Elang yaitu ada Satpol PP, TNI dan Polri dan supervisor yang memutuskan sanksi nya. Sanksi ini bisa jadi individu yang tidak pakai masker dengan sanksi denda, tetapi kalau sangsinya pelanggaran jam operasional yaitu rumah makannya otomatis rumah makannya. Apabila didalam restorannya tidak bisa tertib, bertumpuk itu berarti restoran yang didenda,” tegasnya.

sumber inilahkoran

editor aldhoherman

print

You may also like...

Leave a Reply