Tak Penuhi Janji, Pemkot Bogor Minta Maaf

image

Wakil walikota Bogor Usmar Hariman meminta maaf kepada atlet berprestasi dari seluruh cabang olahraga, yang hingga kini belum mendapatkan pekerjaan. Padahal, usai perhelatan pekan Olahraga Daerah (porda) 2014, para atlet dijanjikan bekerja.

image

“Prestasi tidak dihasilkan secara instan, prestasi adalah kristalisasi dari kucuran keringat, tidak ada prestasi tanpa kerja keras, termasuk para atlet yang belum terakomodir terkait pekerjaan, mereka harus tetap semangat. Kita sudah mencoba mengakomodir namun pada implementasinya masih sulit, dan tidak mudah menempatkan para atlet ini meski di Badan usaha milik Daerah,” kata Usmar.

Lanjut Usmar, ada opsi lain yang bisa menjadi obat bagi para atlet yang berprestasi pada Porda lalu, semisal bisa menempati rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

“Pemkot juga akan memberikan dana pembinaan lebih untuk setiap cabor,” ujar Usmar.

Sementara Ketua Umum KONI kota Bogor Basuki, menyayangkan Pemerintah Kota Bogor yang tidak bisa merealisasikan apa yang di janjikannya kepada  atlet berprestasi seusai Porda lalu.

“Ini akan mempengaruhi atlet di Porda 2018 mendatang,” kata Basuki.

Lanjut Basuki, permasalahan ini serius bagi olahraga Kota Bogor.

“Pemkot memang kesulitan merealisasikan janjinya, tapi kami tetap berharap. Demi baiknya raga di Kota Bogor,” katanya. |yuda|

print

You may also like...