Menu

Dark Mode
Mahkota Binokasih Sampai di Bogor, Disambut Dedie Rachim Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta

Headline

Surat Domisili Dihargai 1 Juta, Bima Janji Cari Pelakunya

badge-check


					Surat Domisili Dihargai 1 Juta, Bima Janji Cari Pelakunya Perbesar

Paska terbongkarnya adanya dugaan penggunaan domisili palsu alias fiktif dalam penerima peserta didik baru (PPDB) 2019, Walikota Bogor Bima Arya menduga adanya praktik jual beli surat domisili di Kota Bogor yang melibatkan calon domisili.

“Surat domisili menjadi syarat pada pendaftaran peserta didik baru (PPDB) tingkat SMA tahun ajaran 2019/2020. Kami Pemerintah Kota Bogor menduga adanya praktik jual-beli. Saya menerima laporan warga, ada yang membuat surat keterangan domisili Rp1 juta, ada Rp2 juta. Ini masih kami dalami. Kemungkinan ada calo domisili yang berperan di sini,” kata Bima dalam konferensi pers, Senin (1/7/2019).

Jika terbukti ada ASN yang terlibat, akan diberi sanksi. Bima menginstruksikan kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, camat, serta lurah untuk mendalami informasi tersebut.

“Saya akan berikan sanksi kalau ada oknum yang terlibat, baik di dinas, kecamatan, kelurahan. Saya tugaskan ke dewan pendidikan untuk menelusuri semua. Jika ada 100 nama anak yang melakukan praktik manipulasi domisili, ya, telurusi semua.  Sanksinya bisa dari surat pemberitahuan sampai usulan pemberhentian,” kata Bima.

Seperti diberitakan, Walikota Bogor Bima Arya melakukan sidak ke alamat 3 orang calon siswa SMAN 1 di gang Selot Bogor setelah sebelumnya mendapatkan laporan warga. Bima menemukan dugaan surat domisili palsu/fiktif yang digunakan ke3 calon siswa tersebut, agar memenuhi kuota zonasi masuk sekolah.

[reporterpratama]

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia

6 May 2026 - 08:29 WIB

Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta

5 May 2026 - 08:30 WIB

Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

4 May 2026 - 22:29 WIB

May Day 2026, BPJS Ketenagakerjaan se-Jakarta Selatan Sebar Ratusan Sembako

1 May 2026 - 11:55 WIB

Wamenaker: Dunia Kerja Tak Hanya Lihat Ijazah

25 April 2026 - 10:01 WIB

Trending on Headline