Menu

Dark Mode
Duta KTR Kota Bogor Dikukuhkan 276 Anggota Pramuka Kwarran Bogor Barat Raih Predikat Pramuka Garuda Mengenal Angklung Gubrag Dog Dog Lojor Ada yang Bikin Onar hingga Overstay, 6 WNA Dideportasi dari Bali Ada Gambar Dinosaurus di Paspor, Wanita Ini Gagal Terbang Sejarah Hari Donor Darah Sedunia dan Sosok di Balik Peringatannya

Kabar Politik

Soal Politik Genderuwo, Ara Sepakat dengan Jokowi

badge-check


					Soal Politik Genderuwo, Ara Sepakat dengan Jokowi Perbesar

Politikus PDIP Maruarar Sirait sepakat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berbicara politik menakut-nakuti alias ‘politik genderuwo’.
Menurutnya, baik timses Jokowi ataupun Prabowo Subianto tidak boleh ‘berpolitik genderuwo’.
ara“Saya rasa itu penting sekali. Kemudian mereka yang ingin mengubah prinsip bernegara, keberagaman, persatuan, saya pikir tak boleh timses Jokowi dan Prabowo melakukan seperti itu (politik genderuwo),” ujar Maruarar saat dihubungi.
Politisi pdip yang sekarang maju sebagai caleg DPR RI dapil Kota Bogor dan Kab. Cianjur ini, menyebut politik genderuwo terjadi karena ada oknum yang menyebarkan hoax dan ujaran kebencian. Ia meminta Jokowi dan Prabowo bertindak tegas jika anggota timsesnya melakukan ‘politik genderuwo’.
“Harusnya masing-masing capres secara terbuka menyampaikan pikiran dan komitmennya, termasuk tegas kepada tim yang melakukan itu (hoax dan ujaran kebencian). Jadi ada koreksi juga. Dua capres ini silakan pada timnya masing-masing, siapa yang melakukan hoax dan ujaran kebencian harus ditindak tegas, kalau perlu dikeluarkan,” tutur influencer Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin ini.
Menurut Ara harusnya para timses capres lebih baik mengkampanyekan program unggulan masing-masing yang akan mereka jalankan untuk rakyat dan negara ini, apabila mereka terpilih nanti daripada melakukan hoax atau ujaran kebencian.
Sebelumnya, Jokowi mengungkap adanya pihak yang melakukan ‘politik genderuwo’ yang suka menakut-nakuti. Meski tak menyebut nama, Jokowi menjelaskan apa yang dia maksud sebagai ‘politik genderuwo’.
“Politikus genderuwo itu cara-cara berpolitik dengan propaganda menakut-nakuti, menimbulkan kekhawatiran, menimbulkan ketidakpastian, terakhir menjadi keragu-raguan masyarakat,” kata Jokowi di lokasi peresmian Jalan Tol Pejagan-Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (9/11).
Dia pun mengatakan politik semacam itu harus segera dihentikan. “Ini cara-cara berpolitik yang tidak beretika seperti ini jangan diterus-teruskan. Setop, setop!” ujar Jokowi./*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jadi Khotib Idul Adha 1447 H, Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim AS

27 May 2026 - 20:35 WIB

Dikomplain Warga, Komisi lll Sidak Proyek Hotel Prima

19 May 2026 - 08:04 WIB

Ketua DPRD Kota Bogor Tekankan Pentingnya ‘Listening Skill’ dalam Kepemimpinan

11 May 2026 - 10:25 WIB

Perlindungan Masyarakat Adat hingga Evaluasi Kinerja Bupati Jadi Fokus DPRD Kabupaten Bogor

6 May 2026 - 21:53 WIB

Kejar Target 30 Persen RTH, DPRD dan Pemkot Bogor Godok Aturan Sanksi Tegas bagi Pelanggar

5 May 2026 - 16:12 WIB

Trending on Kabar Politik