Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar Bogor

Soal MBG di Kota Bogor, Politisi PDI-P Ini Desak Dievaluasi Total

badge-check


					Anggota DPRD Kota Bogor Banu Bagaskara. (Foto: Dokumen pribadi) Perbesar

Anggota DPRD Kota Bogor Banu Bagaskara. (Foto: Dokumen pribadi)

Kota Bogor – Paska kasus keracunan massal di beberapa daerah yang diduga terkait dengan konsumsi makanan dari program makanan bergizi gratis (MBG), Pemerintah Kota Bogor didesak Anggota DPRD Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara, untuk mengevaluasi total program MBG, Senin (28/9/2025).

Menurut Banu, evaluasi penting dilakukan agar pelaksanaan MBG di Kota Bogor benar-benar aman, higienis, dan tidak menimbulkan masalah kesehatan bagi para penerima manfaat.

“Kita harus belajar dari kasus yang terjadi di daerah lain. Jangan sampai peristiwa keracunan massal terulang di Kota Bogor. Keselamatan dan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak, harus menjadi prioritas utama,” tegas politisi dari PDI Perjuangan ini.

Banu menilai, pengawasan terhadap kualitas bahan makanan, proses pengolahan, hingga distribusi MBG harus diperketat. Mulai dari pemilihan bahan baku, proses masak, sampai pendistribusian ke sekolah atau titik penerima, semuanya harus sesuai standar kesehatan.

“Pemkot harus memastikan pihak penyedia jasa memenuhi SOP yang ketat,” ujar Banu.

Banu juga mendorong pelibatan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kota Bogor dalam setiap tahapan pelaksanaan MBG. DPRD akan mendukung penuh langkah pemerintah dalam memperkuat regulasi dan mekanisme kontrol, agar program MBG berjalan sesuai tujuan mulianya, yakni meningkatkan gizi anak-anak tanpa mengorbankan kesehatan mereka.

“Koordinasi antar dinas sangat penting. Dinkes harus aktif melakukan uji kelayakan dan pengawasan makanan, sedangkan Disdik memastikan teknis pelaksanaan berjalan aman di sekolah-sekolah. Kami mendesak evaluasi menyeluruh dilakukan segera. Jangan tunggu ada korban dulu, baru bergerak,” pungkasnya. Saefulloh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

43 Pejabat Dikukuhkan, Denny Mulyadi Minta Pelayanan RSUD Terus Ditingkatkan

4 November 2026 - 14:51 WIB

Ketua Kontingen Kota Bogor Beri Dukungan kepada Atlet Pencak Silat

4 November 2026 - 14:48 WIB

Dedie Rachim: Kendaraan Listrik Jadi Peluang Besar Dukung Kota Ramah Lingkungan

3 November 2026 - 18:43 WIB

DIY Punya 14 Titik Potensi Bencana, DPRD DIY Minta Sistem Peringatan Dini Diperkuat

3 November 2026 - 17:46 WIB

Resmi Buka LT III Kota Bogor 2026, Kak Denny Mulyadi Tegaskan Pentingnya Sportivitas dan Karakter Penggalang

3 November 2026 - 13:05 WIB

Trending on Kabar Bogor