Menu

Dark Mode
Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

Bogoh Ka Bogor

Sidekah Bumi di Mulyaharja Jadi Daya Tarik Turis Mancanegara

badge-check


					Sidekah Bumi di Mulyaharja Jadi Daya Tarik Turis Mancanegara Perbesar

Sidekah Bumi Lembur Sawah dan Festival Jajanan Lembur kembali digelar oleh warga Lembur Sawah, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Minggu (7/7/2024).

Sidekah Bumi ini merupakan tradisi masyarakat di Lembur Sawah sejak puluhan tahun lalu, sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala karunia dan hasil panen yang melimpah ruah.

“Sampurasun, mangga kalebet, linggih,” sapa seorang perempuan mengenakan kebaya saat wisatawan berdatangan, untuk melihat prosesi Sidekah Bumi Lembur Sawah dan Festival Jajanan Lembur.

Rangkaian prosesi ini berlangsung di tengah sejuknya udara pagi yang mengalir di antara pepohonan besar, membuat Lembur Sawah terasa asri lagi memesona.

Menggunakan pakaian adat sunda. Dongdang-dongdang (alat pikul dari bambu berbentuk segi empat seperti tempat tidur) yang berisi hasil bumi dibawa oleh setiap warga dari masing-masing RT dan RW disusun memanjang, kemudian diarak ke depan pintu masuk dan dibagikan kepada warga secara gratis.

Sebelum dimulai, lebih dahulu dilakukan prosesi doa bersama serta tradisi kesenian. Selanjutnya, Dongdang diarak yang didahului oleh pikulan selongsong bambu berisi air yang di bawahnya digantungkan padi hasil pertanian warga.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah yang hadir menyaksikan prosesi Sidekah Bumi ini mengapresiasi para anak muda Lembur Sawah yang mau bergerak menghidupkan kembali tradisi kebudayaan yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu.

“Ada tiga hal yang terpenting kenapa Sidekah Bumi ini harus dilestarikan. Pertama sebagai simbol rasa syukur kepada sang pencipta, kedua pengembangan potensi wisata, ketiga, adalah mewariskan tradisi kebudayaan kepada generasi penerus untuk bisa terus dilestarikan,” kata Syarifah.

Kegiatan ini, juga dikembangkan sebagai daya tarik wisata dengan adanya Festival Jajanan Lembur yang dibalut dengan konsep jual beli masa lampau dengan transaksi menggunakan uang koin berbahan batok kelapa.

Ketua Panitia Pelaksana, Riri Siti Nur Fazriah mengatakan, Lembur Sawah yang sering dianggap tidak memiliki kehidupan karena berada di pinggiran kota, kini menjadi kampung wisata yang memiliki potensi dan daya tarik bagi wisatawan sehingga bisa dikenal di seluruh

pelosok Kota Bogor dan luar Kota Bogor.

“Dengan ini bisa terbukti bahwa ternyata kita di sini berkehidupan dan berkembang baik dari sisi pertanian maupun UMKM dan pengembangan wisata,” ujarnya.

Selain menjadi daya tarik wisatawan lokal, Sidekah Bumi ini juga menjadi daya tarik turis asal mancanegara. Terlihat beberapa turis asing asyik mendokumentasikan prosesi Sidekah bumi sejak awal hingga akhir. Mereka membeli dan mencoba beberapa jajanan lembur.

Sebagai informasi, sejak 30 tahun lalu prosesi Sidekah Bumi berhenti dan menghilang. Data tersebut terungkap ketika adanya kegiatan mahasiswa dari Universitas Pancasila yang melakukan kegiatan riset dan observasi di Lembur Sawah beberapa tahun lalu.

Kemudian, muncul inisiasi dari para kaum muda bersama kokolot kasepuhan, serta pelaku seni budaya yang kemudian didukung oleh masyarakat dan dibantu kolaborasi dengan Pemerintah kota (Pemkot), para sponsor, asosiasi, akademisi dan sebagainya kembali menghidupkan Sidekah Bumi.KMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

YKI Kota Bogor Kunjungi Pasien Kanker, Asmah Menangis Tanpa Suara

4 February 2026 - 08:37 WIB

Dedie Rachim Tinjau Lokasi Longsor di Bondongan

31 January 2026 - 10:20 WIB

Sekda Harap BPBD Kota Bogor Tingkatkan SDM dan Pelayanan

30 January 2026 - 18:30 WIB

Denny Mulyadi Tekankan Nilai Adab dan Kejujuran dalam AISC BPIBS 2026

28 January 2026 - 10:06 WIB

Kota Bogor Raih UHC Award Tahun 2026

28 January 2026 - 09:54 WIB

Trending on Bogoh Ka Bogor