Menu

Dark Mode
Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

Kabar Lifestyle

Si Kecil Kembali ke Sekolah Tanpa Mogok, Terapkan Trik Ini

badge-check


					Si Kecil Kembali ke Sekolah Tanpa Mogok, Terapkan Trik Ini Perbesar

Seperti juga orang dewasa, anak akan sedikit gugup saat harus memulai rutinitas baru.

Liburan sekolah tahun ajaran sekarang memang cukup panjang, sekitar 1 bulan. Libur lebaran yang digabung dengan libur kenaikan kelas. Ada yang masuk kembali pada 16 Juli kemarin atau sebelumnya.

Untuk anak yang masih di tingkat taman kanak-kanak, membangun rutinitas sekolah lagi setelah libur cukup panjang mungkin akan sedikit sulit. Terutama anak yang jam tidurnya berubah, tidur agak malam dan bangun agak siang.

Pastikan anak tidur dengan cukup. Pasalnya saat masih mengantuk lalu dimandikan dan ke sekolah. Ia bisa mogok dan mengamuk.

Ajak anak banyak bermain di luar rumah sehari sebelum masuk sekolah. Biarkan ia main sepeda, bola atau berlarian. Hal ini agar menguras tenaganya, sehingga ia lelah dan tidur lebih cepat.

Saat bangun keesokan harinya tubuhnya pun jadi lebih segar. Anak jadi lebih siap secara fisik dan psikologis dengan rutinitas baru.

Ceritakan juga padanya kalau di sekolah akan kembali bertemu teman-teman baru dan guru-guru yang baik hati. Biasanya anak akan sedikit gugup atau takut, terutama jika berada di lingkungan yang baru.

” Menceritakan kondisi sekolah bisa membantu anak mengurangi rasa gugupnya. Jawablah pertanyaannya, jika ia penasaran. Pastikan memberi jawabannya yang menenangkannya,” ujar Williams.

Untuk membuat anak bersemangat kembali ke sekolah adalah mengajaknya menyiapkan perlengkapan. Hal ini akan mengingatkannya kembali keseruan di sekolah.

” Botol minum, tempat makan, tas, kaus kaki, serta perlengkapan sekolah lain, biarkan si kecil yang memilihnya. Bisa juga mengajaknya membeli perlengkapan baru yang disukainya,” ujar Rachel Williams, seorang psikolog anak.

Saat di sekolah dan ia tak menangis atau rewel, jangan lupa berikan pujian. Hal tersebut biasanya akan membuat anak jadi lebih percaya diri.

Sumber : parenting.dream.co.id

Foto : Shutterstock

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen

6 May 2026 - 22:21 WIB

Ngeri! Buaya Raksasa Masuk Dapur Hotel Mewah, Heboh di Medsos

2 May 2026 - 14:08 WIB

Samsung QLED Q5F 43 Inci Rilis di RI, TV Rp 4 Jutaan 7 Tahun Update

2 May 2026 - 13:50 WIB

50+ Ucapan Selamat Hari Kartini 2026 untuk WhatsApp Status & IG Story

21 April 2026 - 11:22 WIB

Johny Srouji Jadi Bos Hardware Apple, Peran Makin Besar

21 April 2026 - 11:19 WIB

Trending on Kabar Lifestyle