Menu

Dark Mode
Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon Anggota DPR AS Desak Bill Gates Bersaksi di Bawah Sumpah soal Epstein Elon Musk Tuding Perdana Menteri Spanyol Tiran, Kenapa? Galaxy S25 Ultra Akan Abadikan Pembukaan Olimpiade Musim Dingin Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian Layanan Publik Makin Mudah, Imigrasi dan Dukcapil Buka Layanan di PWI Kota Bogor

Kabar Lifestyle

Setelah Perplexity, Telkomsel Gandeng OpenAI

badge-check


					Telkomsel menggandeng OpenAI untuk pengembangan teknologi kecerdasan buatan, menyusul kerja sama dengan Perplexity pada Mei 2025. Foto: (CNN Indonesia/Loamy Noprizal) Perbesar

Telkomsel menggandeng OpenAI untuk pengembangan teknologi kecerdasan buatan, menyusul kerja sama dengan Perplexity pada Mei 2025. Foto: (CNN Indonesia/Loamy Noprizal)

Telkomsel menggandeng OpenAI untuk menghadirkan teknologi kecerdasan buatan (AI) secara lebih inklusif bagi semua orang.

“Kami ingin kolaborasi ini menjadikan AI inklusif. Artinya, kami ingin setiap orang di Indonesia memiliki akses terhadap teknologi, termasuk AI, untuk membantu mereka meningkatkan apa pun yang mereka lakukan, baik itu pekerjaan mereka, kehidupan mereka, apakah mereka bekerja, belajar, atau menjalani kehidupan sehari-hari,” ujar Wong Soon Nam, Director of Planning and Transformation Telkomsel di sela acara Telkomsel Solution Day 2025, Jakarta, Kamis (21/8).

Soon Nam tidak menjelaskan lebih lanjut apa produk atau layanan yang dihasilkan dari kerja sama dengan perusahaan Sam Altman tersebut. Namun, kerja sama ini memperluas mitra AI Telkomsel, setelah sebelumnya menggandeng Perplexity.

OpenAI merupakan salah satu pemain utama di persaingan AI global. Perusahaan yang dinahkodai Sam Altman ini membuat Generative AI menjadi fenomena global pada akhir 2022 dengan menghadirkan ChatGPT.

Kala itu ChatGPT berhasil mendapatkan 1 juta pengguna hanya dalam 5 hari peluncurannya.

Terbaru, OpenAI meluncurkan model AI terbaru GPT-5 untuk ChatGPT, yang diklaim mendapat peningkatan besar dibanding GPT-4o. Upgrade tersebut diklaim membuat akal imitasi ini kian pintar.

GPT-5 disebut sebagai lompatan besar ketimbang semua model OpenAI sebelumnya. Model ini dilengkapi performa mutakhir di bidang pengodean (coding), matematika, bantuan penulisan, saran seputar kesehatan, persepsi visual dan banyak lagi.

Sebelum OpenAI, Telkomsel telah lebih dulu menggandeng perusahaan AI Perplexity. Pada Mei, operator seluler pelat merah ini mengumumkan peluncuran paket bundling.

Dengan paket tersebut, pelanggan Telkomsel bisa mengakses teknologi kecerdasan Perplexity Pro dengan gratis.

“Telkomsel memberikan paket khusus khusus akses perplexity bagi pelanggan Telkomsel, Perplexity Pro hingga 12 bulan. Dan ini adalah langkah nyata Telkomsel untuk enabling digital di Indonesia, mendorong adopsi AI di Indonesia,” ujar Danang Andrianto, Vice President Postpaid Consumer and International Roaming Telkomsel di Kantor Telkomsel, Rabu, (28/5).

Perplexity merupakan mesin penjawab berbasis AI yang merujuk pada sumber-sumber kredibel secara real-time untuk memberikan jawaban yang akurat dengan kutipan langsung, melakukan riset mendalam, dan berbagai fungsi lainnya.

cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Anggota DPR AS Desak Bill Gates Bersaksi di Bawah Sumpah soal Epstein

5 February 2026 - 11:14 WIB

Elon Musk Tuding Perdana Menteri Spanyol Tiran, Kenapa?

5 February 2026 - 11:10 WIB

Galaxy S25 Ultra Akan Abadikan Pembukaan Olimpiade Musim Dingin

5 February 2026 - 11:06 WIB

Mantan Bos Microsoft Minta Dikenalkan ke Tim Cook Lewat Jeffrey Epstein

4 February 2026 - 13:19 WIB

Kawin Campur Manusia dengan Spesies Lain, Anaknya Berumur Pendek

4 February 2026 - 13:16 WIB

Trending on Kabar Lifestyle