Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar Politik

Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Sukasari Curhat ke Atang

badge-check


					Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Sukasari Curhat ke Atang Perbesar

Sepinya pembeli di Pasar Sukasari, membuat pedagang kebingungan. Hal tersebut disampaikan sejumlah pedagang kepada Calon Wali Kota Bogor nomor urut 2, Atang Trisnanto saat berkeliling Pasar Sukasari, Kota Bogor Selasa (29/10/2024).

Seperti dituturkan salah seorang pedagang, Hoknio, menurutnya sejak berjualan di Tempat Penampungan Sementara (TPS), omzet penjualannya menurun drastis hingga lebih dari 50 persen, membuatnya kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Di sini kami hancur, turun 50 persen lebih. Untuk bayar cicilan saja saya belum bisa. Kami jualan biasa, tapi pembelinya kurang. Saya minta tolong sama Bapak, supaya kami bisa lebih maju,” ujar Hoknio.

Ia mengaku, pembeli di pasar Sukasari sangat sepi. Dengan demikian ia meminta jalan keluar kepada Atang Trisnanto agar pedagang di Pasar Sukasari lebih maju.

“Kita mau bukan banyak orang datang ke pasar, tapi banyak orang yang beli ke kami,” harapnya

Atang pun merespons curhatan para pedagang, menurutnya, terdapat tiga permasalahan utama yang dihadapi pedagang di Pasar Sukasari, yakni kondisi TPS yang kurang nyaman, harga los pasar yang terlalu tinggi, dan roda ekonomi yang sedang lesu, yang turut mempengaruhi penurunan omzet pedagang.

“Tentu ini perlu menjadi perhatian kita bersama. Ke depannya, pasar yang dibangun harus terjangkau harganya, termasuk skema pembayaran yang tidak memberatkan. Selain itu, kita perlu menjadikan pasar tradisional di Kota Bogor lebih nyaman dan rapi, sehingga tetap hidup dan bermanfaat untuk ekonomi masyarakat,” kata Atang.

Atang juga menekankan pentingnya menjaga pasar tradisional sebagai nadi perekonomian masyarakat Kota Bogor. Baginya, pasar tradisional harus terus dipertahankan dan dikelola dengan baik, khususnya dalam hal kebersihan dan kenyamanan, sehingga dapat mendukung transaksi yang nyaman antara pedagang dan pembeli.

“Permasalahan ini mungkin tidak bisa diselesaikan dengan cepat, tapi dengan duduk bersama dan berdialog, saya yakin semua masalah dapat kita selesaikan bersama,” tutupnya.

Di sela kunjungannya, Atang menyempatkan diri berbelanja kebutuhan sehari-hari, mulai dari telor hingga cabai. pratama/rls

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hut ke 62, Golkar Kota Bogor Lebih Dekat dengan Warga

20 October 2026 - 20:38 WIB

Pesan Haedar Nashir di Era Prabowo – Gibran : Perbaiki Kebijakan Jangan Bikin Pemerintah Turun Wibawa

14 October 2026 - 10:37 WIB

Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda

10 October 2026 - 13:17 WIB

Hadiri Talkshow Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045

9 October 2026 - 19:59 WIB

Tok, DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk

7 October 2026 - 07:52 WIB

Trending on Kabar Politik