Sempat Sesak Nafas, Juru Parkir Samping DPRD Kota Bogor Mendadak Meninggal

Juru parkir yang biasa bekerja di samping gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor Jalan Pemuda mendadak meninggal dunia, Rabu (23/9/2020).Akibatnya warga sekitar panik, karena khawatir korban yang meninggal terkena covid 19.

Menurut Mamat, pemilik warung di lokasi kejadian mengaku melihat korban seperti sesak nafas.

“Sekitar jam 1an, dia jalan dari arah halte ke sini (TKP), jalannya sempoyongan dan pas duduk-duduk kayak sesak napas gitu. Gak lama tiduran, trus meninggal,” kata Mamat.

Mamat langsung melaporkan kejadian tersebut ke satpam DPRD, untuk mengecek kondisi korban.

“Takut Corona, jadi tadi langsung lapor ke satpam, gak sempet dipegang-pegang,” katanya.


Baca juga: Karena Ini Warga Kampung atau Dukuh Ini Terisolasi dari Kehidupan


Tak lama kemudian mobil ambulance dari RSUD Kota Bogor langaung mengevakuasi korban. Empat petugas ambulsnce dengan mengenakan baju hazmat membawa jasad korban ke dalam ambulance.

Jasad korban yang diketahui bernama Edi Siswoyo (60) warga Kp babakan kemasan rt. 01/02 kel. Cielbut Barat kec. Sukaraja Kab. Bogor tersebut dimasukkan ke dalam plastik, lalu dibalut lagi dengan plastik dan dimasukkan ke dalam kantong jenazah berwarna oranye. Lokasi disekitar TKP pun langsung disemprot menggunakan desinfektan oleh petugas ambulance.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Bogor, Boris Derarusman, membenarkan kejadian tersebut dan akan melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar lapak pedagang.

“Kita akan semprot dengan desinfektan demi keamanan dan mengacu kepada protokol kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu menurut Kapolsek Tanah Sareal KOMPOL INDRIANINGTYAS HP dalam rilis yang diterima redaksi kabaronline, dijelaskan kronologis penemuan mayat tersebut.

Mayat tsb diketemukan  Safei, warga GG Juana RT01/06 Kel.Kebon Pedes Kec Tanah Sareal Kota Bogor. Saksi memberitahukan kepada seorang temannya yang lain, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kecamatan dan ke Polsek Tanah Sareal.

Dalam tubuh korban tidak diketemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan, namun diperoleh informasi bahwa korban memang tinggal di emperan warung UMKM siang dan malam. Dapat dipastikan korban dalam keadaan sakit. Saat petugas kepolisian bersama  BPBD , Polmas raya dan pihak kelurahan berada di lokasi dan mengevakuasi korban ke ambulance milik Dinas kesehatan.

“Sudah dilakukan standar penanganan covid 19 untuk dimakamkan di TPU kayu manis kec Tansa kota Bogor,” kata Kapolsek.

Penulis aldhoherman

Editor aldhoherman

print

You may also like...