Selarong oh Selarong

Musibah bisa terjadi dimana saja dan kapan saja, itulah yang dinamakan takdir. Peristiwa kecelakaan beruntun di tanjakan selarong Megamendung Puncak Kabupaten Bogor, Sabtu (22/4/2017) petang menambah panjang cerita kecelakaan di tanjakan tersebut.

Ada warga yang menyebut tanjakan selarong adalah daerah angker, mangkanya sering terjadi kecelakaan dan makan korban sejak dahulu. Namun secara kasat mata, kita bisa melihat jika tanjakan selarong itu memiliki tanjakan yang sangat panjang dengan kontur tanah yang bergelombang. Akibatnya aspal yang berada di atasnya pun terlihat bergelombang.

Banyak kendaraan dari arah Gadong menuju Puncak yang tak kuat menanjak, namun tak kalah berbahaya saat kendaraan menurun dari arah Puncak menuju Gadog. Jika rem kendaraan tak sering dicek, maka harus hati-hati saat menuruni turunan panjang di lokasi tersebut. Kepada pemerintah setempat juga diharapkan lebih memperhatikan lagi kualitas aspal di lokasi tersebut, jika bergelombang segera perbaiki. Jika rambu kendaraan masih kurang untuk mengingatkan pengendara, maka segera Dishub memasangnya.

Secara teknis memang turunannya/tanjakannya memang cukup panjang dan tajam. Namun banyak juga yang menggait-ngaitkan dengan mistis. Sudah tak usah diperdebatkan, yang terpenting sekarang adalah bagaimana pengendara yang melintas di jalan tersebut selalu berhati-hati dan berdoa, agar perjalanannya selamat sampai tujuan.

Mari kita doakan bagi korban yang meninggal dunia agar diterima pahalanya dan bagi yang luka segera sembuh. Aamiin.

Ingat kecepatan bukan tujuan, keselamatan itu yang terpenting.

 

Wassalam

H.Herman Suriawijaya

image_pdfimage_print
Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *