Menu

Dark Mode
TP PKK dan Perumda Tirta Pakuan Sinergi Dukung Pendataan Pelanggan yang Akurat Rapat Paripurna DPRD, Dedie Rachim Sampaikan Penguatan Struktur Perangkat Daerah 572 Atlet Kota Bogor Siap Raih 100 Emas Porprov Ikhtiar KONI Kota Bogor Penuhi Target 100 Emas Tirta Pakuan Fokus Ajak Warga dan Sektor Usaha Gunakan Air PDAM Sinergi Teknologi di HKB 2026: Panaragan Jadi Pilot Project Mitigasi Longsor Berbasis EWS

Feature

Selarong oh Selarong

badge-check


					Selarong oh Selarong Perbesar

Musibah bisa terjadi dimana saja dan kapan saja, itulah yang dinamakan takdir. Peristiwa kecelakaan beruntun di tanjakan selarong Megamendung Puncak Kabupaten Bogor, Sabtu (22/4/2017) petang menambah panjang cerita kecelakaan di tanjakan tersebut.

Ada warga yang menyebut tanjakan selarong adalah daerah angker, mangkanya sering terjadi kecelakaan dan makan korban sejak dahulu. Namun secara kasat mata, kita bisa melihat jika tanjakan selarong itu memiliki tanjakan yang sangat panjang dengan kontur tanah yang bergelombang. Akibatnya aspal yang berada di atasnya pun terlihat bergelombang.

Banyak kendaraan dari arah Gadong menuju Puncak yang tak kuat menanjak, namun tak kalah berbahaya saat kendaraan menurun dari arah Puncak menuju Gadog. Jika rem kendaraan tak sering dicek, maka harus hati-hati saat menuruni turunan panjang di lokasi tersebut. Kepada pemerintah setempat juga diharapkan lebih memperhatikan lagi kualitas aspal di lokasi tersebut, jika bergelombang segera perbaiki. Jika rambu kendaraan masih kurang untuk mengingatkan pengendara, maka segera Dishub memasangnya.

Secara teknis memang turunannya/tanjakannya memang cukup panjang dan tajam. Namun banyak juga yang menggait-ngaitkan dengan mistis. Sudah tak usah diperdebatkan, yang terpenting sekarang adalah bagaimana pengendara yang melintas di jalan tersebut selalu berhati-hati dan berdoa, agar perjalanannya selamat sampai tujuan.

Mari kita doakan bagi korban yang meninggal dunia agar diterima pahalanya dan bagi yang luka segera sembuh. Aamiin.

Ingat kecepatan bukan tujuan, keselamatan itu yang terpenting.

 

Wassalam

H.Herman Suriawijaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Juni, Target Groundbreaking PSEL Bogor Raya

25 April 2026 - 12:33 WIB

Kelurahan Baranangsiang Siap jadi Barometer Tata Kelola Wilayah

17 April 2026 - 16:36 WIB

Kisah Inspiratif : Rahel, Mitra Ojol Maxim Wanita yang Juga Atlet Tinju Berprestasi

5 March 2026 - 11:55 WIB

Eliminasi TBC 2030 : Kota Bogor Perkuat Deteksi, Pengobatan dan Kolaborasi

27 February 2026 - 14:44 WIB

Menuju Pajak Presisi dan Transparan, Kota Bogor Bangun Ekosistem Geospasial Terpadu

30 January 2026 - 21:04 WIB

Trending on Feature