Selesai 2014, Rusunawa Cibuluh Terbengkalai

Para calon penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Cibuluh, Bogor Utara, nasibnya sampai saat ini masih belum jelas. Sebab, kendati mereka telah mendaftarkan diri ke Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rusunawa Kota Bogor sejak September 2015 silam namun sampai saat ini belum dapat menempatinya.

Pasalnya, seperti dijelaskan Kepala UPTD Rusunawa Kota Bogor Agus Gunawan, Kamis (13/10/16), belum dapat ditempatinya rusunawa di Cibuluh itu karena sampai saat ini belum terealisasinya program penanggulangan banjir di sekitar lokasi rusunawa yang berada di dua wilayah kelurahan. Yaitu Kelurahan Tanah Baru dan Kelurahan Cibuluh.

“Iya, Rusunawa Cibuluh belum difungsikan. Belum dihuni (sampai saat ini). Kami masih mencoba untuk membuat sodetan kali Cibuluh. Ini supaya nantinya ada penanggulangan banjir,” kata Agus.

Padahal, pihaknya ingin agar rusunawa itu dapat segera dihuni. Apalagi, menurut Agus, dengan dibiarkannya bangunan tersebut dalam keadaan kosong telah mengakibatkan beberapa bagian gedungnya rusak.

“Kami menginginkan secepatnya rusunawa ini ada penghuninya. Dengan tidak ada penghuninya, beberapa bagian bangunan gedung saat ini mengalami kerusakan seperti plafonnya ada yang turun bahkan sudah ada yang jatuh,” ungkapnya.

Sekadar informasi, rusunawa Cibuluh ini telah selesai pembangunannya sejak akhir tahun 2014 silam dengan total anggaran yang dikucurkan dengan bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ini sebesar Rp 27 miliar. Bangunan rusunawa yang terdiri dari dua tower itu masing-masing berdiri empat lantai dengan total berjumlah 200 unit.

#asya / pratama

print

You may also like...