Menu

Dark Mode
CAS Bagikan Ratusan Paket Makan Gratis Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker  Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid Gara-gara Debu Krakatau, Pelajar di Bogor Belajar Daring

Kabar Lifestyle

Rusia Incar Kemungkinan Kerja Sama Program Antariksa dengan Indonesia

badge-check


					Dubes Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov, dan sejumlah Dubes negara-negara eks Soviet berpose di depanMonumen Yuri Gagarin di Jakarta, Sabtu (4/4/2026). (ANTARA/Cindy Frishanti) Perbesar

Dubes Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov, dan sejumlah Dubes negara-negara eks Soviet berpose di depanMonumen Yuri Gagarin di Jakarta, Sabtu (4/4/2026). (ANTARA/Cindy Frishanti)

Rusia dan Belarus mengungkapkan ketertarikan untuk dengan Indonesia dalam pembangunan infrastruktur antariksa dan eksplorasi ruang angkasa.
Hal itu disampaikan Duta Besar Rusia, Sergei Tolchenov, dan Duta Besar Belarus Raman Ramanouski saat meletakkan karangan bunga di Monumen Yuri Gagarin di Taman Mataram, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (4/4).

Tolchenov mengatakan Rusia memiliki banyak pengalaman dalam pembangunan infrastruktur antariksa.

“Kami sekarang sedang membangun landasan peluncuran baru di Timur Jauh Rusia (Russia Far East). Jadi, itu berarti kami memiliki banyak keterampilan, pengalaman, dan kami siap bekerja sama,” kata  Tolchenov seperti dikutip dari Antara.

Menurut Tolchenov, saat ini Rusia sedang bernegosiasi dengan Pemerintah Indonesia terkait pembangunan infrastruktur tersebut.

Dia pun berharap negosiasi tersebut berlangsung konstruktif, sehingga Rusia dapat melihat apa yang mereka bisa lakukan untuk Indonesia.

Senada dengan Rusia, Dubes Belarus untuk Indonesia Raman Ramanouski menyatakan pihaknya juga membuka potensi kerja sama dengan Indonesia dalam bidang eksplorasi ruang angkasa.

Menurut Ramanouski, eksplorasi ruang angkasa merupakan bidang kerja sama yang sangat menjanjikan bagi Indonesia dan Belarus.

“Belarus memiliki satelit sendiri yang juga mencakup wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dan kami sangat menantikan dan terbuka untuk bekerja sama dengan Indonesia di bidang eksplorasi ruang angkasa,” kata Ramanouski.

Program antariksa Indonesia
Sebagai informasi, Indonesia telah lama menjajaki Pulau Biak untuk menjadi tempat peluncuran satelit komunikasi yang diperlukan bangsa ini. Selain itu, RI membuka kemungkinan bagi negara lain untuk memanfaatkan pulau tersebut sebagai tempat peluncuran satelit.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berupaya mempercepat pembangunan Bandar Antariksa Nasional di Pulau Biak, Papua, untuk mewujudkan kemandirian akses antariksa serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Pembangunan Bandar Antariksa Indonesia memiliki dasar hukum antara lain Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan, Peraturan Presiden Nomor 45 Tahun 2017 tentang Rencana Induk Penyelenggaraan Keantariksaan 2016-2040, serta Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2023 tentang Penguasaan Teknologi Keantariksaan yang menekankan aspek technology safeguard.

Plt. Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN Anugerah Widiyanto mengatakan kajian pembangunan Bandar Antariksa di Biak telah dilakukan sejak tahun 1990 dan perlu dimutakhirkan sesuai perkembangan teknologi, kebutuhan nasional, serta kondisi lingkungan terkini.

Pulau Biak memiliki keunggulan geografis karena berada dekat dengan garis khatulistiwa, sehingga memberikan efisiensi energi dan biaya peluncuran roket ke orbit rendah bumi (LEO).

Selain itu, meningkatnya ekonomi antariksa global membuka peluang besar bagi Indonesia untuk berperan lebih aktif dalam industri peluncuran dan jasa antariksa.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Netizen Soroti Jalanan Jakarta Sepi Hari Ini

27 August 2026 - 13:23 WIB

Banjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek ChinaBanjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek China

27 August 2026 - 13:19 WIB

Demo 27 Agustus Ramai di Jagat Maya, Netizen Soroti Beragam Hal

27 August 2026 - 13:15 WIB

Mengenal Fitur Telepon AI Hasil Kerja Sama Indosat dan Huawei

27 August 2026 - 13:11 WIB

Demo 27 Agustus, Komdigi Ingatkan Warga Tidak Sebar Kebencian di Medsos

27 August 2026 - 13:07 WIB

Trending on Kabar Lifestyle