Ramadhan ini SOTR Dilarang

Pemerintah Kota Bogor melarang para pelajar melakukan Sahur on The Road (SOTR), mulai Ramadhan tahun ini. Hal itu disampaikan Walikota Bogor, Bima Arya pada saat berkunjung ke SMK Negeri 3, Rabu (17/6) untuk ikut mensosialisasikan Larangan Sahur on The Road.

Ada beberapa pertimbangan yang menjadi dasar lahirnya kebijakan tersebut. Terutama karena SOTR sering dimanfaatkan sebagian pelajar melakukan berbagai tindakan tidak terpuji. Diantaranya kebut-kebutan, coret-coret di taman kota dan membunyikan petasan di sembarang tempat. “Bukannya dijadikan ajang berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan makanan santap sahur sebagaimana mestinya,” kata Bima yang merasa prihatin terhadap perilaku pelajar yang kurang memanfaatkan waktu di bulan Ramadhan untuk beribadah.

Untuk mengurangi vandalisme dan kebut-kebutan di jalanan, rencananya dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Bogor akan memberikan tempat khusus di taman grafiti dan taman ekspresi yang akan dibangun. Selain itu taman-taman kota sudah dijaga petugas khusus. “Pemerintah kota kini sudah memiliki park rangger, untuk menjaga taman-taman dari tangan-tangan tak bertanggung jawab,” lanjut Bima.

Sementara itu Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Bogor, Uus Sukmara mengatakan, larangan SOTR sudah disosialisasikan kepada para siswa. Mereka diminta untuk menyelenggarakan kegiatan lain seperti tadarus, tarawih dan kultum yang diselenggarakan di lingkungan rumah masing-masing. “Kemudian mereka diminta untuk membuat laporan yang wajib diserahkan kepada guru Pendidikan Agama Islam dan akan diperhitungkan dalam mata pelajaran PAI,” katanya. (Rijal/Tria)

print

You may also like...