Menu

Dark Mode
Jakarta Dorong UMKM Go Digital, Perputaran Ekonomi Capai Rp67,5 Triliun Total Football VNG Rilis Jelang Piala Dunia 2026, Gandeng Rizky Ridho Perluas Sinyal Internet ke Wilayah Sulit RI, Bukti Pentingnya Peran Telkomsat BPBD dan Kwarcab Kota Bogor Lahirkan Pramuka Tangguh Bencana Ribuan Pegiat Kebudayaan Hadiri Riung Mungpulung Kasundaan di Kebun Raya Bogor Kelurahan Baranangsiang Siap jadi Barometer Tata Kelola Wilayah

Citizen Journalist

Puluhan Pasien di Balai Rehabilitasi Narkoba Lido Kabur

badge-check

PULUHAN residen (mantan pengguna narkoba) yang sedang direhab di Balai Rehabilitasi Lido berlokasi di Kampung Wates Jaya, Desa Wates Jaya Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor kabur (melarikan diri) pada Selasa (3/9/14) sekira pukul 19:00 WIB.Berdasarkan informasi di lapangan, awal kejadian pelarian massal  yang dilakukan sejumlah residen BNN bersetatus penyerahan dan titipan keluarga tersebut,  terjadi usai  sholat magrib. Mereka berkumpul di depan ruang TC atau tempat rohani untuk melanjutkan sholat isya.

Usai melaksanakan sholatnya tepat pukul 19:00 WIB, para residen bersamaan menuju gerbang,  sesampainya di pintu gerbang depan Balai BNN, dua orang penjaga keamanan (Security.red) Sujatman dan Hindiansyah menghadang residen-residen tersebut agar tak keluar balai, namun tidak terbendung hingga pecah dan akhirnya  kabur melalui pintu gerbang utama.

“Saat kita berusaha menghadang dan menghentikan  mereka namun gak kebendung dan langsung kabur, sebagian ada yang lompat lewat pintu gerbang dan sebagian membuka paksa pintu gerbang utama,” kata sumber Kabaronline .

Mereka lalu keluar gerbang bersamaan dan melakukan longmarch dengan berjalan kaki ke arah Jalan Raya,Bohlam.

” Pada saat mereka (pasien.red) berjalan sempat dilakukan pengejaran dan diberi himbauan oleh petugas BNN untuk tidak meninggalkan tempat rehabilitasi, namun para pasien tetap berjalan dan tidak menghiraukan himbauan dari para petugas,” tambahnya.

Lantaran himbauan petugas tidak digubrisnya, petugas BNN dan securitypun hanya bisa mengikuti mereka yang hendak berjalan kaki. Dikhawatirkan akan terjadi gangguan Kamtibmas, pihak BNN melakukan koordinasi dengan aparat kepolisin Polsek Cijeruk dan Caringin, dengan maksud melakukan penjaringan. Hasilnya 33 orang pasien dapat diamankan dan dikembalikan ke Balai rehab BNN.

Sementara Oji tukang Ojek yang saat itu menyaksikan sekelompok orang tengah berjalan mengira adanya aksi tawuran. Namun ternyata itu  pasien Balai Rehabilitasi BNN yang melarikan diri.” Saya lihat ada sekumpulan orang berjalan santai di Jalan Raya, mereka mengarah  ke arah jalan raya Bocimi arah Ciawi, dengan di ikuti tiga orang securty balai rehab BNN dan para pengasuhnya. Selain itu adapula mereka yang menaiki truk,” Jelasnya.

Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari BNN Lido.(SJ/Bil/DR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPBD dan Kwarcab Kota Bogor Lahirkan Pramuka Tangguh Bencana

17 April 2026 - 19:59 WIB

Ribuan Pegiat Kebudayaan Hadiri Riung Mungpulung Kasundaan di Kebun Raya Bogor

17 April 2026 - 17:59 WIB

Pemkab Bogor dan Polres Bogor Sepakat Bentuk Timsus Penanganan Pungli

14 April 2026 - 20:34 WIB

Wali Kota Bogor dan Ketua Kadin Jabar Sepakat Sinergi

13 April 2026 - 15:30 WIB

Buka Rekrutmen Karyawan, BPJS Ketenagakerjaan Siap Perkuat Layanan dan Perluas Cakupan Kepesertaan

11 April 2026 - 19:22 WIB

Trending on Headline