Polisi Usut Oknum PD Pasar yang Diduga Terlibat Pungli

PASKA tertangkapnya dua pelaku pungli di pasar tradisional di Kota Bogor Jawa Barat oleh  Reskrim Polresta Bogor Kota Kamis siang (10/11/2016), kini petugas reskrim mengusut dugaan keterlibatan pejabat/pegawai PD Pasar Pakuan Jaya.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Condro Sasongko, kedua petugas parkir berinisial YS dan AS ini diringkus Jajaran Reskrim Polresta Bogor Kota saat tengah memalak sejumlah sopir truk angkutan yang akan melakukan bongkar muat di pasar, merekapun diduga mencatut karcis retribusi PD Pasar Pakuan Jaya.

“Kedua pelaku biasa mematok jatah sebesar Rp25.000 pertruk dengan modal lembaran karcis retribusi lintasan bercap Pd Pasar Pakuan Kota Bogor. Kepada polisi keduanya mengaku diupah Rp75.000 perhari oleh salah seorang oknum pegawai BUMD Kota Bogor setempat. Hasil uang pungli ini pun disetorkan ke oknum pegawai BUMD tersebut  tanpa masuk ke dalam kas resmi Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Bogor,” kata Kasatreskrim kepada kabaronline.co.id.

TONTON PENGAKUAN PELAKU PUNGLI DI BOGOR

Petugas lanjut Condro, masih mendalami dugaan keterlibatan oknum pegawai BUMD PD Pasar Pakuan Jaya, karena tidak masuk ke dalam kas daerah. Jika terbukti akan dijerat dengan UU tentang tindak pidana korupsi. Dari tangan keduanya polisi menyita uang tunai sebesar Rp532.000 hasil pungli, puluhan lembar tumpukan karcis retribusi bertanda PD.Pasar Pakuan Jaya palsu, sebilah cerulit serta satu unit truk box B 9103PCX,” tegasnya.

Sementara itu YUS, salahsatu pelaku pungli mengaku setiap satu truk bongkar muat dikenakan biaya karcis Rp25.000. “Uangnya saya setorkan ke tempat saya kerja,” kata YS.

#pratama

print

You may also like...