Menu

Dark Mode
Hot51 Terseret Kasus Judol dan Porno, Apa Sebenarnya Aplikasi Ini? Prancis Dilanda Panas Ekstrem Tapi Penggunaan AC Didebat, Kok Bisa? Elon Musk Bikin Konstelasi Raksasa Baru, Namanya Starmind Apakah Bisa Cek Sisa Umur HP Android? Ini Caranya Di Balik Kepulan Asap Ganja, Ada Ancaman Nyata Krisis Iklim Ustazah Diduga Hasil AI Viral di TikTok, Followers Tembus 920 Ribu

Headline

Pocong dan Kuntilanak pun Ikut Upacara Hut RI

badge-check


					Pocong dan Kuntilanak pun Ikut Upacara Hut RI Perbesar

CINTA pada tanah air indonesia bukan hanya milik warga. Buktinya di Kampung Jawa Kelurahan Situ Gede Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke 70 Republik Indonesia, Senin (17/8/2015) diikuti oleh pocong dan kuntilanak.

Pocong dan kuntilanak terlihat khusuk mengikuti upacara bersama  100 warga Kampung Jawabkainnya yang mengenakan pakaian unik mulai dari pakaian pahlawan, petani, pegawai, pakaian adat, pakaian sekolah.

 Lokasi yang digunakan pun bukan lapangan biasa, melainkan area bekas kebun singkong yang sudah dibersihkan.

Pocong dan kuntilanak otomatis  jadi pusat perhatian warga sekitar yang menonton upacara.

Warga yang berpakaian pocong, Iis Isroni (30) mengatakan idenya untuk berpakaian ala pocong merupakan ide spontan untuk memeriahkan HUT ke 70 RI.

“Supaya unik dan bersemangat upacara,” ujar Iis.

Lurah Situ Gede, Junaedi mengatakan upacara dengan pakaian unik ini murni ide dari warga RW 6 dan 7.

“Tanpa arahan dari siapa-siapa. Warga memang ingin memeriahkan HUT RI,” kata Junaedi.

Menurut dia, pemakaian pakaian unik itu tidak masalah karena upacara tetap dilaksanakan secara serius dan sesuai dengan aturannya.

Bahkan, selama upacara, tidak ada satu peserta pun yang ngobrol sendiri di dalam barisan. Semua nampak lebih khidmat, termasuk anak-anak yang mengikuti upacara.

Ketua RW setempat, Achmad Fauzan mengatakan upacara ini menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme di kalangan masyarakat.

“Ternyata, warga kami masih memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Bahkan, mereka serius mengikuti upacara, meskipun pakai bajunya aneh-aneh,” ucap Achmad.

Apalagi, mereka sukarela berdandan dan mengikuti upacara, tanpa disuruh oleh perangkat RW. (Deni)

image

Ilustrasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perkuat Aksi Iklim dan Konservasi Hayati, Indocement Tanam Pohon Lokal

22 June 2026 - 18:19 WIB

PKK Kelurahan Cipete Utara Dukung Gerakan RT/RW Sadar BPJS Ketenagakerjaan

11 June 2026 - 15:30 WIB

Sinergi Tanpa Batas: BPJS Ketenagakerjaan, Jasa Raharja, dan Polri Perkuat Kolaborasi Demi Layanan Prima Korban Kecelakaan Kerja

10 June 2026 - 14:41 WIB

Resmi Pertamax Naik Jadi Rp 16.250

10 June 2026 - 07:19 WIB

Wamenaker: Kerja di Hari Libur Nasional Wajib Bayar Lembur

26 May 2026 - 21:12 WIB

Trending on Headline